SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

pengaruh metode SAS (struktural analitik sintetik) terhadap kemampuan membaca permulaan bagi siswa tunagrahita sedang kelas V di SLB Putra Idhata Madiun

Gocik Vidia Hapsari Putri

Abstrak


ABSTRAK

 

Putri, Gocik Vidia Hapsari. 2017. Pengaruh Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Bagi Siswa Tunagrahita Sedang Kelas V Di SLB Putra Idhata Kabupaten Madiun. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. M. Shodiq AM, M.Pd, (II) Dr. Asim, M.Pd.

 

Kata Kunci: Metode SAS, Kemampuan Membaca Permulaan, Tunagrahita

 

Membaca permulaan adalah tahapan dari sebuah proses kegiatan belajar membaca untuk siswa sekolah dasar tingkat kelas awal. Tujuan siswa untuk belajar ialah untuk mendapatkan kemampuan serta menguasai sebuah teknik-teknik membaca dan juga menangkap isi dari sebuah bacaan dengan baik. Kesulitan membaca ialah salah satu dari contoh kesulitan belajar yang dimiliki siswa tunagrahita. Oleh karena itu perlu adanya sebuah rancangan dari sebuah pembelajaran membaca dengan baik Metode SAS dipilih karena metode ini bisa mengakomodasi kebutuhan kasus, karena permasalahan siswa tersebut masih berada pada tahapan membaca permulaan.

Sehubungan dengan kemampuan membaca permulaan maka dilakukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa tunagrahita ringan kelas V di SLB Putra Idhata Madiun sebelum mendapatkan treatment menggunakan metode SAS, mendeskripsikan kemampuan siswa tunagrahita ringan kelas V di SLB Putra Idhata Madiun setelah mendapatkan treatment menggunakan metode SAS, menganalisis pengaruh metode SAS terhadap kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita ringan kelas V di SLB Putra Idhata Madiun.

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan model penelitian Pre Experimental Design satu kelompok dengan desain One Group Pretest Posttest Design. Instrumen penelitian berupa tes untuk pretest dan posttest. Teknik analisis yang digunakan adalah uji prasyarat menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas yang diselesaikan dengan bantuan program SPSS 16.00 for windows, sedangkan uji hipotesis menggunakan uji Anova One Way.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata pretest dan posttest. Hasil analisis diketahui bahwa rata-rata kemampuan membaca permulaan pada saat pretest sebesar 50,4 sedangkan pada saat posttest sebesar 76,2. Hasil output dari SPSS diperoleh nilai signifikansi untuk kemampuan membaca permulaan sebesar 0,002 data tersebut menunjukkan bahwa nilai signifikansi < 0,05.

Berdasarkan kriteria tersebut maka Ho ditolak dan Ha diterima, dikarenakan terdapat perbedaan yang sangat signifikan. Maka dapat disimpulkan bahwa metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) berpengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan kelas V di SLB Putra Idhata Madiun. Saran untuk guru menyarankan agar menggunakan metode SAS dalam pembelajaran membaca permulaan. Dengan metode SAS yang disajikan hendaknya guru menggunakan media pembelajaran yang menunjang kegiatan pembelajaran membaca permulaan bagi siswa tunagrahita.