SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PUZZLE “TUPINTAR" UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN BAGI SISWA TUNAGRAHITA KELAS 1 SDLB ABCD PGRI 3 CLURING KABUPATEN BANYUWANGI

Coni Lukita Agustina

Abstrak


ABSTRAK

Agustina, Coni Lukita. 2016. Pengembangan Media Pembelajaran Puzzle “TUPINTAR" Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Bagi Siswa Tunagrahita Kelas 1 SDLB ABCD PGRI 3 Cluring Kabupaten Banyuwangi. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sudarsini, M.Pd, (II) Drs. Ir. Endro Wahyuno, M.Si.

Kata Kunci: Membaca permulaan, media pembelajaran puzzle, tunagrahita

Anak tunagrahita mengalami hambatan pada aspek bahasa. Salah satunya dalam kemampuan membaca permulaan. Kondisi ini membuat anak tunagrahita sulit untuk mengikuti kegiatan pada pembelajaran. Permasalahan anak tunagrahita yang mengalami kesulitan dalam membaca permulaan, perlu mendapat penanganan yang tepat agar kesulitan tersebut dapat teratasi sedini mungkin.

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah membuat produk berupa media pembelajaran puzzle “TUPINTAR” bagi siswa tunagrahita hingga layak digunakan.

Pengembangan produk dilaksanakan dengan metode adaptasi dari Borg dan Gall, yaitu (1) prosedur prapengembangan, (2) tahap pengembangan, (3) tahap uji coba produk, dan (4) tahap revisi produk. Validasi produk dilakukan melalui ahli media, ahli materi dan praktisi. Uji coba dilaksanakan dengan sasaran siswa tunagrahita kelas 1 SDLB PGRI 3 Cluring Kabupaten Banyuwangi. Instrumen pengumpulan data adalah angket untuk validasi dan tes untuk uji coba.

Hasil pengembangan telah menunjukkan bahwa produk berupa media pembelajaran puzzle “TUPINTAR” bagi tunagrahita kelas 1 SDLB PGRI 3 Cluring Kabupaten Banyuwangi layak digunakan. Hasil pengembangan diperoleh melalui angket validasi dengan skor maksimal 4 dan skor minimal 1. Skor validasi ahli media adalah 93,2 % (sangat layak digunakan). Skor validasi ahli materi adalah 95 % (sangat layak digunakan). Skor validasi praktisi menghasilkan nilai 95,6 % (sangat efektif). Hasil implementasi menyebutkan skor seluruh anak pada post-tes adalah 87.8 dan pre-tes adalah 71.4 sehingga produk yang dikembangkan sudah efektif untuk digunakan.

 

Saran untuk guru diharapkan agar media bisa digunakan pada setiap pembelajaran materi anggota tubuh dan membaca permulaan dengan suku kata. Saran untuk siswa, media bisa dimanfaatkan sebagai sarana belajar di dalam kelas dan di tempat lain. Saran bagi sekolah, media ini bisa dijadikan sebagai alternatif kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan pembelajaran kelas 1 SDLB PGRI Cluring Kabupaten Banyuwangi. Saran diseminasi produk yaitu untuk sekolah luar biasa lain yang memiliki karakteristik sasaran yang sama dengan penelitian dan pengembangan ini.