SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

pengaruh kegiatan bermain playdough terhadap kemampuan motorik halus dalam menulis permulaan peserta didik ADHD di SLB Idayu 2 pakis kab malang

ONY WITHA MANDA RAHAYU

Abstrak


Kurangnya kreativitas dan media merupakan faktor penyebab rendahnya kemampuan peserta didik dalam mengembangkan kemampuan yang dapat dikembangkan pada usia dini. Salah satu contohnya yaitu pada peserta didik ADHD yang disertai dengan gangguan kesulitan belajar menulis. Kegiatan menulis memerlukan kinerja motorik halus, apabila kemampuan motorik halus peserta didik rendah itu disebabkan karena kurangnya latihan untuk mengembangkan kemampuan motorik halusnya. Salah satu media yang dapat melatih kemampuan motoriknya salah satunya dengan media playdough.

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang : 1) kemampuan peserta didik sebelum diberikan intervensi menggunakan media playdough, 2) kemampuan peserta didik setelah diberikan intervensi menggunakan media playdough, dan 3) pengaruh media playdough terhadap kemampuan motorik halus dalam menulis permulaan.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan Single Subject Research (SSR) dengan model desain A-B-A. Subjek penelitian menggunakan satu siswa dengan hambatan ADHD berusia 6 tahun di pusat terapi autis SLB Idayu 02 Pakis Kab Malang. Analisis data yang digunakan adalah analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi.

Hasil penelitian menunjukkan perolehan mean level meningkat dari baseline-1 sebesar 60,4 sedangkan mean level pada kondisi intervensi yaitu sebesar 82,2 dan baseline-2 sebesar 74,4. Selain itu, persentaseoverlap antara kondisi baseline-1 ke kondisi intervensi sebesar 0%.

Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain playdough berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus dalam menulis permulaan peserta didik.  Adapun saran bagi guru dari penelitian ini adalah guru dapat memanfaatkan media dalam pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa.