SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penerapan Pembelajaran Tari Kreasi Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Siswa Tunagrahita di SDLB Putra JayaMalang.

Rahajeng Ratna yanti

Abstrak


ABSTRAK

 

Ratnayanti, Rahajeng. 2015. Pengaruh Penerapan Pembelajaran Tari Kreasi Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Siswa Tunagrahita di SDLB Putra JayaMalang. Skripsi S1 PLB, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Tomas Iriyanto, M.Pd dan pembimbing (2) Drs. Usep Kustiawan, M. Sn.

 

Kata Kunci: tari kreasi, kemampuan motorik kasar, tuna grahita.

 

Kondisi siswa tunagrahita yang mengalami masalah kesulitan menerima informasi, kurang konsentrasi dan perkembangan motorik yang lambat. Hal ini mengakibatkan siswa mengalami kesulitan beradaptasi dan melakukan ketrampilan dasar. Tunagrahita adalah keterbelakangan yang menunjukkan adanya keterbatasan signifikan dalam intelektual sehingga memiliki pengaruh yang kompleks. Pengaruh tersebut terwujud melalui gangguan perilaku adaptif secara konseptual, sosial, dan praktikal. Kemampuan siswa tuna grahita berat di SDLB Putra Jaya Malang dalam hal kemampuan motorik sangat lambat.

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan kemampuan motorik kasar siswa tunagrahita SDLB Putra Jaya Malang sebelum mengikuti pembelajaran tari kreasi atau kondisi baseline. (2) Mendeskripsikan kemampuan motorik kasar siswa tunagrahita SDLB Putra Jaya Malang sesudah mengikuti pembelajaran tari kreasi atau pasca intervensi. (3) Untuk mendeskripsikan kemampuan motorik kasar siswa tunagrahita SDLB Putra Jaya Malang pasca mengikuti pembelajaran tari kreasi kondisi (A’). (4) Adakah pengaruh pembelajaran tari kreasi terhadap kemampuan motorik kasar siswa tunagrahita SDLB Putra Jaya Malang.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian Single Subject Research (SSR) dengan desain reverseal A-B-A’. Subjek penelitian ini adalah FPNS (13Tahun). Pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan postest uji tes perbuatan kemampuan motorik kasar dalam persen. Data kualitatif didapat dari wawancara guru kelas.

Hasil yang diketahui dari penelitian ini adalah (1) level perubahan fase baseline (A) sebesar17,85%; (2) pada fase intervensi (B) sebesar17,86%; (3) fase baseline (A’) sebesar +3,58; (4) terdapat perubahan meningkat atau naik dari fase intervensi terhadap fase baseline sebesar +3,57%; (5) terdapat perubahan turun dari fase baseline (A’) terhadapfase intervensi (B) sebesar-17,86% dan tidak ada data tumpang tindih.

Dari hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa adanya perkembangan dalam kemampuan motorik kasar siswa tunagrahita di SDLB Putra Jaya Malang setelah menerapkan pembelajaran tari kreasi. Saran dari penelitian ini adalah perlunya perangkat sekolahmefasilitasi penerapan pembelajaran tari di sekolah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Ratnayanti, Rahajeng. 2015. The Effect of Application of Creation DanceLearning toward The Gross Motor Capabilityof Student with intellectual disabilityin SDLB Putra JayaMalang. Undergraduate thesis, Departmen of Special Education, Faculty of Education, State University.of Malang.Advisors: (1) Drs. Tomas Iriyanto, M. Pd (2) Drs. Usep Kustiawan, M. Sn.

 

Keywords: creation dance, gross motor capability, intellectual disability.

 

Student with intellectual disability find a lot of difficulties to accept the information, lack of concentration and have a slow gross motor development. It can cause they get some difficult to do basic skill. An intellectual disability is the disabiltity that show a significant limited in intellectual function until it has complicated effect. The effect is manifested in adaptable behaviour impairment according to conceptual, social, and practical. The gross motor capability Student with intellectual disability (severed level) in SDLB Putra Jaya Malang is very low.

The aim of the research are: (1) to describe the gross motor capability of student with intellectual disabillity in SDLB Putra Jaya Malang before intervension (A). (2) to describe the gross motor capability of student with intellectual disabillityin SDLB Putra Jaya Malang while intervension (B). (3) to describe the gross motor capability of student with intellectual disabillity in SDLB Putra Jaya Malang after intervension (A’) (4) Are there any effect of Application of Creation Dance Learning toward The Gross Motor Capability of Student with intellectual disability in SDLB Putra Jaya Malang between before and after intervension.

This research is using quantitative approachment and Single Subject Research (SSR) within A-B-A’reverseal design. The subject is FPNS 13 years old. Collecting data are pretest and postest about the gross motor capability in percent. The qualitatif data is gotten from interview to the teacher.

The result of the research are: (1) change level baseline condition (A) = +17,85%; (2) change level intervention condition(B)=+17,86%;(3) change level baseline condition baseline (A’) = +3,58%; (4) change level intervention (B) condition toward baseline condition (A)=+3,57%; (5)change level baseline (A’) condition toward intervention condition (B)= -17,86%. There isn’t any overlapping data among them (0%).

 

From the research we can conclude that there is an increasing in the gross motor capability of the student with intellectual disability after following creation dance learning. A suggestion from this research for the school stakeholder is to facilitate dance learning in the school.