SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH METODE GLENN DOMAN TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK AUTIS DI PUSAT LAYANAN AUTIS KOTA MALANG

Evi Meilina

Abstrak


ABSTRAK

 

Meilina, Evi. 2015. Pengaruh Metode Gleen Doman Terhadap Kemampuan Komunikasi Anak Autis di Pusat Layanan Autis Kota Malang. Skripsi S1 PLB. Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Wiwik Dwi Hastuti,    Dra., S.Pd., M.Pd (2) Tomas Iriyanto, Drs., S.Pd., M.Pd.

 

Kata kunci : metode Glenn Doman, kemampuan komunikasi, anak autis

 

Anak penyandang autis mengalami gangguan perkembangan yang komplek. Gangguan ini mencakup bidang komunikasi, interaksi, dan perilaku. Penyandang autis pada umumnya tidak dapat membentuk hubungan sosial atau komunikasi yang normal, hal ini menimbulkan munculnya berbagai masalah. Salah satu ciri utama pada gangguan autistik adalah hambatan yang besar dalam berkomunikasi dan berbicara, akibatnya pesan yang disampaikan kurang dapat dimengerti dan dipahami oleh orang lain. Namun anak autis dengan dengan tahapan komunikasi the early communication stage dan the parner stage bisa dilatih dan dikembangkan kemampuan komunikasinya dengan pembelajaran berbentuk visual. Untuk itu peneliti menggunakan Metode Glenn Doman dengan modifikasi berupa Media Kartu Kata yang di acak untuk disusun menjadi kalimat disertai gambar sebagai alternatif pemecahan masalah untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi anak autis melalui membaca dan menyusun kata.

Subyek penelitian ini adalah anak autis berusia 7 tahun yang saat ini bersekolah di Pusat Layanan Autis Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian SSR ( Single Subyect Research) dengan desain penelitian A-B-A. Subjek penelitian sebanyak satu orang yang berada di Pusat Layanan Autis Kota Malang. Analisis data yang digunakan adalah analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi.

Penelitian dilakukan dalam 16 sesi yaitu baseline-1(A-1) sepanjang 5 sesi, kondisi intervensi (B) sepanjang 6 sesi,  dan baseline-2 (A-2) sepanjang 5 sesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi  menggunakan Media Kartu Kata yang di acak untuk disusun menjadi kalimat disertai gambar mampu meningkatkan kemampuan komunikasi pada anak autis di Pusat Layanan Autis Kota Malang. Hasil tersebut dibuktikan dengan pemerolehan mean  level yang meningkat dari baseline-1 sebesar 76 sedangkan intervensi sebesar 81,6 dan baseline -2 sebesar 92,4. Presentasi overlap antar kondisi baseline-1 terhadap intervensi sebesar 33,3%.

 

Dari perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh membaca dengan menggunakan Media Kartu Kata yang di acak untuk disusun menjadi kalimat disertai gambar terhadap peningkatan komunikasi anak autis. Adapun saran bagi guru dalam penelitian ini adalah guru dapat memanfaatkan media dalam pembelajaran ini  sesuai dengan karakter dan kebutuhan siswa.