SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH PENGGUNAKAN METODE PECS ( PICTURE EXCHANGE COMMUNICATION SYSTEM ) TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK AUTIS DI PUSAT LAYANAN AUTIS MALANG

Maisaro .

Abstrak


ABSTRAK

 

Maisaro. 2015. Pengaruh Penggunaan Metode PECS ( Picture Exchange Communication System) Terhadap Kemampuan Komunikasi Anak Autis di Pusat Layanan Autis Kota Malang. Skripsi S1 PLB. Jurusan Pendidikan Luar Biasa , Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Wiwik D. Astuti.S.Pd, M.Pd  (2) Drs. Ahmad Samawi, M.Hum.

 

Kata kunci : media PECS, kemampuan komunikasi, anak autis

 

Anak penyandang autis pada umumnya  mengalami gangguan atau kesulitan dalam  kemampuan berkomunikasi. Hal ini tentunya menjadi masalah ketika anak ingin menyampaikan keinginannya kepada orang tua atau orang di sekitarnya. Tanpa kemampuan tersebut anak akan mudah frustasi sehingga anak akan menunjukkan perilaku yang negatif  karena tidak bisa menyampaikan keinginannya dan lingkungannya tidak bisa memenuhi kebutuhannya. Namun anak autis dengan gaya belajar visual learner masih dapat  dilatih dengan pembelajaran berbentuk visual, untuk itu peneliti menggunakan metode PECS ( Picture exchange communication System) sebagai alternatif pemecahan masalah  tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  pengaruh metode pembelajaran PECS terhadap kemampuan komunikasi   anak autis di Pusat Layanan Autis Kota Malang.

Subyek penelitian ini adalah anak autis berusia 5 tahun yang saat ini bersekolah di Pusat Layanan Autis Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian SSR ( Single Subyect Research) dengan desain penelitian A-B-A. Subjek penelitian sebanyak satu orang yang berada di Pusat Layanan Autis Kota Malang. Metode yang digunakan adalah metode PECS yang dalam pelaksanaan pembelajarannya menggunakan strategi Visual. Analisis data yang digunakan adalah analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi.

Hasil perhitungan menunjukan  pemerolehan mean  level yang meningkat dari baseline -1 sebesar 43,6 sedangkan intervensi sebesar 95 dan baseline -2 sebesar 98,6. Presentasi overlape antar kondisi baseline -1 dan intervensi sebesar 0%.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi  menggunakan PECS berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi pada anak autis di Pusat Layanan Autis kota Malang. Dari perhitungan analisis antar kondisi  tersebut dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh penggunakan metode PECS terhadap peningkatan kemampuan komunikasi anak autis. Adapun saran bagi guru dalam penelitian ini adalah guru dapat memanfaatkan media dalam pembelajaran ini  sesuai dengan karakter dan kebutuhan siswa.