SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN TERAPI BERMAIN DENGAN TIPE PERMAINAN REPRESENTATIONAL PLAY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK AUTIS DI PUSAT LAYANAN AUTIS KOTA MALANG

Nur Aminarsih

Abstrak


ABSTRAK

 

Aminarsih, Nur. Penerapan Terapi Bermain dengan  Tipe Permainan Representational play untuk meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Autis di Pusat Layanan Autis Kota Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Abdul Huda, M.Pd, (2) Dr.Saichudin, M.Kes.

 

Kata kunci: Terapi bermain tipe Representational, keterampilan social

 

Yang melatar belakangi penenlitian ini yaitu bahwasanya kemampuan keterampilan sosial pada anak autis masih sangat rndah karena beberapa karakteristik yang dimiliki oleh anak autis yang mengakibatkan sulitnya untuk melakukan interaksi sosial dengan orang lain baik teman sebaya, maupun orang yang lebih tua diatas umurnya. Selain itu juga anak masih belum terlihat mampu untuk melakukan aktivitas bersama seperti bermain bersama, berbagi mainan atau benda yang dimilikinya, menunggu giliran dan sebagainya.

Penelitian ini bertujuan yaitu untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan terapi bermain tipe permainan representational  dalam meningkatkan kemampuan keterampilan sosial anak autis di kelas transisi pusat layanan Autis Kota Malang.

Penelitian ini dilakukan di Kelas Transisi Pusat Layanan Autis Kota Malang yaitu pada tanggal   8  Maret  2015 s/d tanggal  7  Mei 2015  rancangan penelitian ini dengan menggunakana rancangan penelitian tindakan kelas dengan prosesnya menggunakan siklus, setiap siklus  terdiri dari beberapa tahap diantaraya yaitu; perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, dalam penenltian ini juga peneneliti berkolaborasi dengan guru kelas transisis.

Hasil penelitian menunjukan kemampuan keterampilan sosial pada siklus I pertemuan 1 yaitu pada siklus 1 pertemuan 1 dan 2 dengan hasil prosentase keberhasilan 55.6%. Dengan rata-rata kemampuan anak  untuk melakukan kontak dan bermain bersama anak lain 55%, untuk berinteraksi dengan teman sebaya  saling memberi 60%, bergaul dengan anak lain dan berinteraksi secara harmonis 60.%, untuk melihat dari sudut pandang anak lain 50%, untuk menunggu giliran 60%, untuk berbagi dengan yang lain 60%, untuk menghargai hak-hak oranglain 50%, untuk menyelesaikan atau mengatasi konflik dengan oranglain 50%. hal ini telah mengalami peningkatan pada siklus 2  pertemuan ke 1 yaitu rata-rata  kemampuan anak  untuk melakukan kontak dan bermain bersama anak yang lain 65%, untuk berinteraksi dengan teman sebaya untuk saling memberi 65%, untuk bergaul dengan anak lain dan berinteraksi secara harmonis 65%, untuk melihat dari sudut pandang anak lain 55%, untuk menunggu giliran 95%, untuk berbagi dengan yang lain 70%, untuk menghargai hak-hak oranglain 60%, untuk menyelesaikan atau mengatasi konflik dengan oranglain 60%. Rata-rata akhir dari penelitian ini adanya peningkatan keterampilan sosial pada anak autis sekitar 73,1 %.

 

Kesimpulan bahwa penerapan terapi bermain dengan tipe permainan representational dapat meningkatkan kemampuan keterampilan sosial pada anak autis yang ada di kelas transisi Pusat Layanan Autis kota Malang, untuk itu disarankan untuk peneliti selanjutnya agar dapat mengembangakan penelitian ini dengan menggunakan terapi yang lainnya dalam mengembangkan keterampilan sosial anak autis.