SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan model Pembelajaran TGT untuk meningkatkan keterampilan bercerita pada anak autis di sekolah Inklusi SDN Kebonsari 2

Agus Puji Astutik

Abstrak


ABSTRAK

 

Astutik, Agus Puji. 2015. Penerapan model Pembelajaran TGT untuk meningkatkan keterampilan bercerita pada anak autis di sekolah Inklusi SDN Kebonsari 2. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Mohammad Efendi, M.Pd, M.kes,  (II) Drs. Abdul Huda, M.Pd

 

Kata Kunci: TGT, Ketrampilan bercerita, dan siswa autis

 

Berdasarkan hasil pengamatan yang peneliti lakukan di kelas II-A diperoleh informasi bahwa siswa autis yang ada dikelas itu seringkali mengalami kesulitan dalam bercerita, penyebabnya yaitu guru hanya menggunakan metode ceramah dan penugasan, tanpa adanya metode yang menunjang, untuk itu, dalam penelitian ini digunakan metode TGT untuk mengatasi masalah tersebut.

Tujuan penelitian ini yaitu : (1) Mendeskripsikan penerapan Model Pembelajaran  TGT (Teams Games Tournament) Untuk Meningkatkan  Keterampilan Bercerita Pada Anak Autis Di Sekolah Inklusi SDN Kebonsari 2 Kota Malang; (2) Mendeskripsikan hasil belajar keterampilan bercerita pada anak Autis di SD Kebonsari 2 setelah penerapan Model Pembelajaran TGT .

Penelitian ini dirancang dengan menggunakan penelitian tindakan kelas, dengan prosedur penelitian terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus meliputi 4 tahap : (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Pengamatan, (4) Refleksi. Subyek dalam penelitian ini yaitu seluruh seluruh siswa autis kelas II-A SDN Kebonsari 2 Kota Malang. Instrumen dalam penelitian ini berupa (1) Wawancara (2) Onservasi (3) Dokumen (4) pengamatan kemampuan bercerita.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penggunaan metode TGT membuat kemampuan siswa dalam bercerita dari siklus I pertemuan 1 diperoleh  dengan rata-rata kelas sebesar 62,5 dan pada siklus I pertemuan 2 diperoleh  rata-rata nilai 68. Pada siklus II pertemuan 1, diperoleh rata-rata baru berkisar 72 dan ketuntasan klasikal siswa sudah mencapai 100%.

 

Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penggunaan TGT dapat meningkatkan keterampilan bercerita pada siswa autis kelas II-A SDN Kebonsari 2 Kota Malang. Saran bagi pendidik hendaknya menggunakan metode TGT untuk meningkatkan keterampilan bercerita.