Skripsi Bahasa Mandarin - Fakultas Sastra UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN SCRAMBLE UNTUK PENGUASAAN KOSAKATA MANDARIN XI IBB SMA UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Annisa Dwi Putri

Abstrak


Putri, Annisa Dwi. 2017. Penerapan Media    Pembelajaran   Scramble untuk Penguasaan Kosakata Mandarin Kelas XI IBB SMA Laboraturium Universitas Negeri Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa  Mandarin, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Drs. Tiksno Widyatmoko, M.A

Kata Kunci : Media pembelajaran, Scramble, kosakata Mandarin

            Media pembelajaran Scramble adalah media pembelajaran yang mengajak siswa untuk menemukan jawaban dan menyelesaikan permasalahan yang ada dengan cara membagikan lembar soal dan lembar jawaban yang disertai dengan alternatif jawaban yang tersedia.Media pembelajaran Scramble digunakan agar siswa lebihberkonsentrasi serta mudah memahami dan mengingat kosakata.Selain itu, pada penerapan media pembelajaran bahasa Mandarin, Scramble dapat digunakan untuk menguasai kosakata bahasa Mandarin yang dipelajari.

            Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran Scramble untuk penguasaan kosakata Mandarin kelas XI IBB SMA Laboraturium Universitas Negeri Malang dan (2) untuk mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap media pembelajaran Scramble.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah siswa kelas XI IBB 1 semester gasal tahunajaran 2017/2018. Instrumen pendukung penelitian ini adalah lembar observasi, angket dan tes. Lembar observasi diisi oleh dua observer dan guru bahasa Mandarin serta lembar angket dan tes yang diisi oleh siswa kelas XI IBB 1 SMA Laboraturium Universitas Negeri Malang.

        Hasil penelitian ini menunjukkansaat penerapan
 berlangsung, situasi kelas ramai tetapi masih terkendali.
 Hal ini terjadi karena siswa melakukan diskusi mengenai
pertanyaan-pertanyaan di kartu soal. Siswa tidak
mengalami kesulitan bearti saat proses penerapan,
hal ini terlihat karena siswa sibuk berdiskusi dengan
teman kelompoknya. Saat penerapan berlangsung
semua kelompok dapat menyelesaikan pekerjaannya
tepat waktu. Meskipun begitu, saat presentasi dilakukan
ada beberapa siswa yang berbicara sendiri dengan teman
kelompoknya dan terlihat kurang aktif .             Respon yang ditunjukkan siswa selama proses
 penelitian berlangsung yaitu siswa merasa senang dan
 bersemangat saat penerapan media pembelajaran
 Scramble ini dilaksanakan. Siswa setuju penerapan
 media Scramble meningkatkan semangat siswa untuk
 menguasai kosakata. Selain itu, media pembelajaran
 Scramble membuat siswa lebih termotivasi dan
bervariasi dalam menguasai kosakata. Siswa merasa
 media pembelajaran Scramble dapat lebih menghargai
 pendapat teman satu kelompok. Media Scramble membantu
 siswa berkelompok dalam memecahkan masalah