SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI MELALUI PEMBELAJARAN OUTDOOR ACTIVITIES SISWA KELAS V DI SD TAMANAN 03 BONDOWOSO

Hadi Mustofa

Abstrak


ABSTRAK 

 

Hasil observasi menemukan bahwa pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V pokok materi menulis puisi, guru kurang memanfaatkan media pembelajaran  sehingga dapat mempengaruhi hasil belajar siswa selain itu kemampuan siswa yang kurang dalam berbahasa mempengaruhi hasil belajar siswa menulis puisi. Dari SKM yang ditentukan sebesar 7.00 secara keseluruhan siswa belum mencapai ketuntasan minimum yang diharapkan. Penelitian ini bertuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis puisi dengan menggunakan metode pembelejaran outdoor activities dan mendeskripsikan efektifitas lingkungan sekitar (outdoor activities) sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas, subjek penelitian ini adalah 20 siswa kelas V SDN Tamanan 03 Kabupaten Bondowoso, rancangan penelitian ini diadaptasi dari teori Kemmis & Taggart, meliputi empat tahap (1) planning, (2) acting & onseerving, (3) reflecting,dan (4) revise plan. Sedangkan teknik pengumpulan data dan analisis data menggunakan teknik tes, observasi,wawancara serta dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran melalui pemanfaatan lingkungan sekitar (outdoor activities) dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar hal ini terbukti siswa semakin aktif, kreatif, imajinatif,serta perbendaharaan kata siswa semakin banyak. Sedangkan hasil keterampilan menulis siswa meningkat hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata pada pratindakan 42.83, meningkata pada siklus I 46.56 dan meningkat pada siklus II 84.7.

Berdasrkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa guru dapat memanfaatkan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran pada materi yang lain agar siswa senang dalam mengikuti pelajaran. Guru hendaknya dapat menciptakan pembelajaran yang inovatif dalam pembelajaran agar hasil belajar siswa meningkat.