SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMERANKAN TOKOH DRAMA MELALUI METODE ROLE PLAYING DI KELAS V SDN KALIWUNGU KABUPATEN TULUNGAGUNG

Muhammad Yudha Satria

Abstrak


ABSTRAK 

 

Satria, Muhammad Yudha, 2017, Peningkatan Keterampilan Memerankan Tokoh Drama Melalui Metode Role Playing Di Kelas V SDN Kaliwungu Kabupaten Tulungagung, Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (1) Dra. Sutansi, M. Pd, (2) Dra. Suminah, S.Pd, M.Pd

 

Kata-kata kunci: peningkatan, keterampilan, memerankan tokoh drama, metode role playing

 

Berdasarkan hasil observasi di kelas V SDN Kaliwungu Kabupaten Tulungagung pada pembelajaran memerankan tokoh drama diketahui bahwa:  siswa kurang percaya diri volume suara yang dikeluarkan kecil dan tidak terdengar oleh teman-temannya, ekspresi berbicara yang kurang tepat dan siswa kurang memahami tentang penggunaan penekanan dalam pengucapan. Sehingga penilaian hasil belajar siswa mendapatkan nilai dibawah KKM yaitu ≤ 67 sebanyak 60% atau 13 siswa. Oleh karena itu, perlu diberikan tindakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Role Playing dan mendeskripsikan peningkatkan keterampilan memerankan tokoh drama siswa kelas V.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian berupa penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualititif yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian dengan menerapkan metode Role Playing sudah berjalan dengan baik dan mengalami peningkatan yaitu, aktivitas guru pada siklus I 79%, aktivitas siswa 68%. Siklus II aktivitas guru 91%, aktivitas siswa 87,5%. Sementara itu penilaian belajar siswa pada pratindakan hanya 8 dari 22 siswa yang tuntas dengan nilai rata-rata kelas 65,75 dan ketuntasan klasikal 40%. Pada siklus I nilai belajar siswa meningkat, terbukti dari 22 siswa ada 14 siswa yang tuntas dan mendapatkan nilai di atas KKM yaitu ≥67 dengan nilai rata-rata kelas 68,5 dan ketuntasan klasikal 73%. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu, 21 siswa dinyatakan tuntas dengan nilai rata-rata kelas 82,5 dan ketuntasan klasikal 91%.

Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Role Playing dapat meningkatkan keterampilan memerankan tokoh drama siswa kelas V SDN Kaliwungu kabupaten Tulungagung, dan disarankan pada guru untuk menerapkan metode Role Playing agar siswa dapat terlibat dan belajar secara langsung materi yang diajarkan sehingga nilai belajarnya maksimal dan memberikan kesan yang kuat kepada siswa.