SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pokok Bahasan Tumbuhan Hijau Siswa Kelas V SDN Dandang gendis Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan

Samsul Arif

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Arif, Samsul. 2009. Penerapan Metode Eksperimen  untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pokok Bahasan Tumbuhan Hijau Siswa Kelas V SDN Dandanggendis Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dra. Purwendarti, M.Pd (II) Dra.Hj. Sukamti, M.Pd

 

Kata Kunci : Eksperimen, hasil belajar, IPA, Sekolah Dasar.

 

Pengajaran IPA di Sekolah Dasar mempunyai peranan yang sangat penting dalam membentuk dan menumbuhkan kemampuan berfikir, bekerja dan bersikap ilmiah serta mengkomunikasikannya sebagai aspek penting kecakapan hidup. Bertolak dari hal itu, siswa diharapkan memiliki suatu pengetahuan dan pemahaman secara langsung, dapat juga dilakukan dengan pengamatan, observasi dan percobaan. Sehingga penggunaan media dalam proses pembelajaran sangatlah penting demi mencapai keberhasilan belajar. Permasalahan yang terjadi di kelas adalah siswa dalam merespon pembelajaran IPA selama ini cenderung sebagai pendengar atau penerima materi saja, sehingga mereka menjadi pemalu, takut salah, tidak percaya diri, pasif, dan kurang kreatif. Hasil observasi awal diketemukan bahwa hasil belajar siswa kelas V SDN Dandanggendis Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan sebelum menerapkan metode eksperimen belum mampu mencapai kriteria ketuntasan kelas yang diharapkan minimal 80%, hanya mampu mencapai 66,21%. Sehingga perlu adanya inovasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Dandanggendis yang telah disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang hendak di capai.

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah : (1)Mendiskripsikan penerapan metode eksperimen pada pembelajaran IPA kelas V di SDN Dandanggendis I Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan, (2) Mengetahui besarnya peningkatan hasil belajar siswa kelas V mata pelajaran IPA setelah menerapkan metode eksperimen.

Penelitian ini dirancang dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, siklus tindakan dihentikan apabila mencapai kriteria ketuntasan belajar kelas yaitu 80% dari jumlah subyek penelitian 37 siswa SDN Dandanggendis dengan rata-rata ketuntasan belajar individu minimal 70. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan tes tulis, pedoman observasi Metode eksperimen untuk menilai perilaku seperti, keaktifan dan kreatifitas siswa. soal formatif untuk menilai hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA dengan menerapkan metode eksperimen.

            Dari hasil analisis data penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I dalam pembelajaran IPA : (1) a) kemampuan guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran pada siklus I memiliki kategori cukup baik (79,41), b) pada siklus II mencapai 83,82 dengan kriteria (baik), c) dan mengalami peningkatan pada siklus III memiliki kategori sangat baik (95,58). (2)  a) pada kemampuan guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran pada siklus I memiliki kategori baik (86,36), b) pada diklus II mencapai 93,18 dengan kriteria sangat baik, c) pada siklus III mengalami sedikit penurunan dan memiliki kriteria sangat baik (90,90), hal ini disebabkan oleh sebagian siswa yang mendominasi proses kerja dalam kelompok sehingga teman yang lain banyak melakukan aktivitas di luar kegiatan kerja. hasil belajar siswa melalui tes soal formatif siklus I mencapai  (70,48) dengan kategori cukup baik, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 75,45 dengan kategori cukup baik, dan peningkatan kembali terjadi pada siklus III mencapai  82,05 dengan kategori baik.

            Kesimpulan dari penelitian ini adalah : (1) bahwa Pembelajaran dengan menerapkan metode eksperimen di SDN Dandanggendis telah berhasil meningkatkan aktifitas dan kreatifitas belajar siswa. Hal ini terbukti semua siswa (100%) telah mencapai kriteria yang diharapkan yaitu aktif, kreatif dan hasil belajar yang baik. Perlakuan atau tindakan yang diberikan melalui penerapan metode eksperimen dalam pembelajaran juga telah berhasil meningkatkan perolehan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti sebagian besar siswa (82,05 %) telah mencapai ketuntasan individu yang ditetapkan yaitu 70, walaupun masih ada beberapa siswa yang belum mencapai ketuntasan individu, namun ketuntasan belajar kelas sudah tercapai di atas 80 %.

            Selanjutnya peneliti menyarankan kepada para guru diharapkan menerapkan pembelajaran bermetode eksperimen ini, dengan demikian dimungkinkan akan ada  perbandingan, sehingga hasil belajar dikemudian hari menjadi lebih baik. Kepada para pengambil kebijakan diharapkan dengan adanya inovasi dalam hal pembelajaran  yang dilakukan oleh para guru perlu diberikan dukungan dan motivasi secara memadai. Peran dan fungsi mulai dari kepala sekolah, pengawas, bahkan jabatan lain yang lebih tinggi sangat diharapkan untuk merangsang para guru agar berkenan menerapkan berbagai metode dalam pembelajaran. jika tujuan ini tercapai diharapkan pula hasil belajar siswa dan peningkatan mutu pendidikan benar-benar akan dapat diwujudkan.

 

 

 

 

 


Teks Penuh: DOC PDF