SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2006

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penggunaan Modul Pembelajaran untuk Meningkatkan Prestasi Hasil Belajar Siswa dalam Pelajaran IPA Siswa Kelas IV di SD Negeri Purwantoro XIV Kecamatan Blimbing Kota Malang

Muslikhatin .

Abstrak


ABSTRAK

 

Muslikhatin. 2006. "Penggunaan Modul Pembelajaran untuk Meningkatkan Prestasi Hasil    Belajar Siswa dalam Pelajaran IPA Siswa Kelas IV di SD Negeri Purwantoro XIV Kecamatan Blimbing Kota Malang". Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. I Wayan Sutama, M.Pd, (II) Drs. Tomas Irianto, M.Pd

 

Kata Kunci: modul pembelajaran, IPA, hasil belajar

 

            Proses pembelajaran IPA kelas IV di Sekolah Dasar dari hasil pengamatan ternyata belum optimal, sehingga berdampak terhadap kemampuan siswa dalam penguasaan materi/bahan pelajaran yang sedang dipelajari. kemampuan penguasaan (daya serap) rata-rata kelas hanya mencapai 55% dengan nilai rata-rata di bawah 6,5. Kondisi ini yang melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian melalui suatu tindakan pembelajaran dengan menggunakan modul sebagai upaya meningkatkan prestasi hasil belajar siswa dalam pelajaran IPA pada siswa kelas IV di Sekolah Dasar.

            Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan adalah untuk mendeskripsikan prestasi belajar siswa dalam pelajaran IPA kelas IV di SD Negeri Purwantoro XIV Kecamatan Blimbing Kota Malang, yaitu: (1) sebelum menggunakan modul pembelajaran; (2) prestasi hasil belajar siswa setelah menggunakan modul pembelajaran; dan (3) ada tidaknya peningkatan prestasi hasil belajar siswa dalam pelajaran IPA kelas IV di SD Negeri Purwantoro XIV Kecamatan Blimbing Kota Malang dengan diterapkannya penggunaan modul pembelajaran.

            Subjek dan lokasi penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Negeri Purwantoro XIV Kecamatan Blimbing Kota Malang. Jumlah siswa adalah 47 siswa, terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 26 siswa perempuan.

Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart melalui dua siklus tindakan, masing-masing siklus meliputi empat tahap kegiatan: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi tindakan. Fokus penelitian adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pelajaran IPA mengenai pokok bahasan "Energi Alternatif dan Penggunaannya" kelas IV SD dengan menggunakan modul pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu: (1) tahap observasi awal/pendahuluan, dan (2) tahap perumusan dan pelaksanaan tindakan pembelajaran. Instrumen pengumpulan data yang dipergunakan adalah lembar observasi dan lembar soal tes formatif. Analisis data penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif.

            Dari temuan penelitian diperoleh kesimpulan yaitu (1) prestasi hasil belajar siswa dalam pelajaran IPA kelas IV di SD Negeri Purwantoro XIV Kecamatan Blimbing Kota Malang sebelum menggunakan modul pembelajaran adalah sebagian besar siswa (87,23%) belum dengan baik menguasai materi/bahan pelajaran yang diberikan guru. Hanya sebagian kecil siswa (12,77%) yang menunjukkan telah dengan baik menguasai materi/bahan pelajaran tersebut. Sedangkan rata-rata kelas taraf penguasaan terhadap materi/bahan pelajaran adalah menunjukkan rendah (60,43%). Bahkan sebagian besar (89,36%) keterampilan proses dalam kegiatan belajar belum optimal, baik secara fisik, mental, intelektual maupun emosional untuk mencapai tujuan hasil belajar yang diharapkan. Hanya sebagian kecil (10,64%) yang menunjukkan keterampilan proses dengan baik dalam kegiatan belajar (2) prestasi hasil belajar siswa dalam pelajaran IPA kelas IV di SD Negeri Purwantoro XIV Kecamatan Blimbing Kota Malang setelah menggunakan modul pembelajaran bahwa sebagian besar siswa (91,49%) telah menunjukkan hasil belajar dengan baik. Hanya sebagian kecil (8,51%) yang menunjukkan belum baik dalam hasil belajarnya. Keterampilan proses dalam kegiatan belajar menunjukkan bahwa sebagian besar siswa (74,47%) telah berhasil dengan baik, sedangkan sebagian kecil siswa (25,53%) menunjukkan belum berhasil dengan baik dalam keterampilan proses belajar. Kemampuan rata-rata kelas dalam keterampilan proses belajar dengan menggunakan modul pembelajaran IPA menunjukkan telah mencapai dengan baik (72,47%); dan (3) pada akhir tindakan pembelajaran menunjukkan bahwa ada kemajuan atau peningkatan 16,97% dalam prestasi belajar siswa daripada sebelum menggunakan modul pembelajaran.

            Dari kesimpulan temuan penelitian, disarankan: (1) bagi guru, agar perlu lebih mengoptimalkan penggunaan modul pembelajaran IPA dalam proses belajar mengajar, dan mampu memadukan metode mengajar dengan pemanfaatan potensi alam yang ada di lingkungan sekolah, (2) bagi kepala sekolah, perlu dukungan fasilitas dan sarana/prasarana untuk kelancaran proses belajar mengajar IPA, seperti ruang praktikum beserta alat perlengkapannya, (3) bagi Kepala Kantor Dinas Pendidikan Kota Malang, perlu peningkatan pengembangan profesionalisme guru di lingkungan SD sehingga diharapkan mampu meningkatkan prestasi hasil belajar siswa.

 


Teks Penuh: DOC PDF