SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGGUNAAN PERMAINAN LABEL HURUF YANG HILANG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK KELOMPOK B DI TK DHARMA WANITA DUYUNG KECAMATAN TAKERAN KABUPATEN MAGETAN

Vionita Ardwiyanti

Abstrak


ABSTRAK

 

Ardwiyanti, Vionita. 2013. Penggunaan Permainan Label Huruf Yang Hilang untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Kelompok B di Taman Kanak-kanak Dharma Wanita Duyung Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Kentar Budhojo, M.Pd, (II) Muh. Arafik, S.Pd, M.Pd.

 

Kata Kunci: Permainan Label Huruf  Yang Hilang, Kemampuan Bahasa, Taman Kanak-kanak

Kemampuan bahasa anak kelompok B di TK Dharma Wanita Duyung Kabupaten Magetan masih tergolong kurang. Keadaan ini disebabkan oleh pembelajaran yang dilakukan tidak inovatif khususnya dalam kegiatan berbahasa. Oleh karena itu, dilakukan penelitian mengenai permainan bahasa yaitu permainan label huruf yang hilang, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak melalui permainan dan lebih memotivasi para pendidik dalam memberikan pembelajaran yang sesuai bagi anak didik.

Rumusan masalah dalam penelitian ini: 1) Bagaimana penggunaan permainan label huruf yang hilang untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak kelompok B di TK Duyung  Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan? 2)Apakah penggunaan permainan label huruf yang hilang dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak kelompok B di TK Duyung  Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan?

Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Analisis data yang dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan pada anak kelompok B TK Duyung dengan jumlah siswa 14 anak.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) anak dapat melakukan 3 perintah secara berurutan dengan peningkatan dari pra tindakan sampai siklus II, yaitu 37,5% pra tindakan, 58,9% siklus I, dan 82,1% siklus II (2) anak dapat membedakan huruf vokal dan huruf konsonan, hasilnya adalah 41,1% pra tindakan, 61,6% siklus I, 89,3%  dan siklus II (3) anak dapat menyusun kalimat sederhana sesuai dengan perintah, hasil dari pengamatan yaitu 33,9% pra tindakan, 58,1% siklus I, dan 83,9% siklus II. Dari analisis data yang diperoleh dari penelitian yang dilaksanakan dapat disimpulkan permainan label huruf yang hilang dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak kelompok B di TK Duyung Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan. Namun masih terdapat 3 anak yang tidak mencapai hasil yang maksimal, hal ini dikarenakan faktor lambat yang terdapat dalam diri anak kurang terstimulus dengan baik.

Saran dari peneliti adalah (1) Bagi guru, diharapkan dengan adanya penelitian seperti ini, guru dapat memberikan pembelajaran yang menyenangkan dan menarik untuk dipelajari oleh anak, misalnya dengan permainan. (2) Bagi peneliti lebih lanjut, diharapkan dapat menjadi acuan dan menyempurnakan permainan label huruf yang hilang dari segi media maupun tekhnik pembelajaran sehingga pembelajaran dengan perminan tersebut dapat menjadi lebih baik dan inovatif.