SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penggunaan Media Batang Cuisenaire untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Kelas IV

Vencya Sabella Nafsi

Abstrak


ABSTRAK

 

Nafsi, Vencya Sabella. 2013. Penggunaan Media Batang Cuisenaire untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Kelas IV. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Hj. Endang Setyo Winarni, S.Pd, M.Pd, (2) Dra. Sri Harmini, S.Pd, M.Pd

 

Kata Kunci: Media, Batang Cuisenaire, Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan, Sekolah Dasar

 

            Berdasarkan tes penjajakan awal di SDN Tegalweru Kecamatan Dau Kabupaten Malang, diketahui bahwa siswa kelas IVA mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, dengan siswa yang mendapat nilai di atas 75 hanya 12,5%. Penelitian ini menggunakan batang cuisenaire untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan tentang pelaksanaan penggunaan batang cuisenaire dalam pembelajaran matematika operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan,         (2) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar matematika operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan menggunakan media batang cuisenaire.

Batang cuisenaire merupakan salah satu media untuk membelajarkan pecahan, yang terbuat dari batang-batang kayu berwarna cerah. Secara teknis, batang cuisenaire dibuat berbentuk persegi panjang yang tersusun secara paralel dengan ukuran proporsional.

Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan subyek penelitian siswa kelas IVA SDN Tegalweru Kecamatan Dau Kabupaten Malang.

Pada kegiatan observasi awal pada saat guru menerangkan penjumlahan dan pengurangan pecahan, dilaksanakan tes pra tindakan di kelas IVA dengan hasil 20,83% tuntas dan 79,17% tidak tuntas. Kemampuan siswa mengerjakan soal operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan yang masih rendah ini disebabkan guru yang tidak menggunakan media pada waktu pembelajaran, metode yang digunakan hanya metode ceramah, serta kurangnya keikutsertaan siswa dalam kegiatan pembelajaran.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media batang cuisenaire dapat meningkatkan: (1) aktivitas guru dari siklus I ke siklus II meningkat dari rata-rata 88,75% menjadi 93,75%, (2) aktivitas siswa pada siklus I rata-rata 73,85 meningkat menjadi 77,81 pada siklus II, (3) hasil belajar siswa mulai dari pratindakan sampai dengan siklus II dapat diketahui tingkat ketuntasan klasikal telah mencapai tingkat batas ketuntasan minimal 80% dari jumlah siswa dengan peningkatan yang semula pada pratindakan 20,83% menjadi 37,5% pada siklus I dan 83,33% pada siklus II.

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan media batang cuisenaire dapat meningkatkan hasil belajar matematika operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan siswa kelas IVA SDN Tegalweru Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Berdasarkan penelitian ini disarankan guru hendaknya meningkatkan kualitas dalam menggunakan media dan metode pembelajaran.