SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Hasil Belajar PKn Melalui Model Pembelajaran Mind Mapping Siswa Kelas V SDN Ponggok 04 Kabupaten Blitar

Binti Nuriroh

Abstrak


ABSTRAK

 

Nuriroh, Binti. 2012. Peningkatan Hasil Belajar PKn Melalui Model Pembelajaran Mind Mapping Siswa Kelas V SDN Ponggok 04 Kabupaten Blitar. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Hadi Mustofa, M. Pd, (II) Dra. Sutansi, M. Pd.

 

Kata kunci: hasil belajar, mind mapping

 

Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan diketahui bahwa hasil belajar PKn siswa di kelas V masih jauh dari nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang diberlakukan yaitu nilai 70. Dari hasil observasi yang dilaksanakan, diketahui bahwa dari 32 siswa hanya terdapat 11 siswa (34 %) yang mendapat nilai memenuhi KKM. Selebihnya yakni sebanyak 21 siswa (66 %) mendapat nilai di bawah KKM. Hal tersebut disebabkan kurangnya partisipasisiswa siswa dalam pembelajaran PKn, sedangkan guru selalu mengulang kembali pembelajarannya karena nilai-nilai ujian siswa dirasa kurang memuaskan sehingga siswa merasa bosan terhadap mata pelajaran PKn.

Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Mind Mapping dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Mind Mapping.

Pelaksanaan penelitian menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi awal hanya 34% siswa yang tuntas belajar, oleh karena itu pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan model pembelajaran Mind Mapping agar hasil belajar siswa dapat meningkat.

Nilai rata-rata aktivitas siswa pada siklus I 65,69%, meningkat pada siklus II menjadi 76,66%. Nilai rata-rata aktivitas guru pada siklus I 81,5%, meningkat pada siklus II menjadi 91,5%. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan. Nilai rata-rata siswa pada pratindakan adalah 59,06 atau dalam persentase 34%, setelah diterapkan model pembelajaran Mind Mapping, rata-rata nilai yang dicapai pada siklus I adalah 67,6  atau 51,5%. Sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan lagi yaitu rata-rata nilai siswa mencapai 78,7 atau dalam persentase sebesar 91 %.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Mind Mapping jika diterapkan dengan benar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran yang lebih inovatif sangat diperlukan sehingga hasil belajar siswa menjadi lebih baik lagi.