SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KEMAMPUAN MENGAPRESIASI UNSUR-UNSUR INTRINSIK DONGENG PADA SISWA KELAS V SDN SEGUGUS III KECAMATAN KEDUNGKANDANG MALANG

WIDI WIDAYAT

Abstrak


ABSTRAK

 

Widayat, Widi. 2012. Kemampuan Mengapresiasi Unsur-Unsur Intrinsik Dongeng Pada Siswa Kelas V SDN Se Gugus III Kecamatan Kedungkandang Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar Dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. H. Muhana Gipayana, M.Pd, (2) Drs. H. Achmad Badawi, S.Pd, M.Pd

 

Kata Kunci: Mengapresiasi, Unsur-Unsur Intrinsik Dongeng,  SD

 

Pembelajaran Bahasa Indonesia juga harus mengacu pada Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia berdasarkan Standar Isi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada butir kelima dan pada butir keenam. Untuk mengetahui bagaimanakah kemampuan mengapresiasi unsur intrinsik dongeng pada siswa kelas V SD segugus III kecamatan Kedungkandang Malang, perlu diadakan penelitian. Rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah kemampuan siswa dalam mengapresiasi tokoh dalam dongeng?, (2) Bagaimanakah kemampuan siswa dalam mengapresiasi perwatakan tokoh dalam dongeng?, (3) Bagaimanakah kemampuan siswa dalam mengapresiasi latar dalam dongeng?, (4) Bagaimanakah kemampuan siswa dalam mengapresiasi alur dalam dongeng?, (5) Bagaimanakah kemampuan siswa dalam mengapresiasi amanat dalam dongeng?

Pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang digunakan untuk menggambarkan kemampuan mengapresiasi unsur-unsur intrinsik dongeng. Data yang berupa tes akan diolah dan merupakan gambaran kemampuan mengapresiasi.  

Berdasarkan analisis data tersebut, diperoleh kesimpulan sebagai berikut. (1) Tingkat kemampuan siswa kelas V SDN Se Gugus III Kecamatan Kedungkandang Malang dalam mengapresiasi tokoh dongeng, perwatakan tokoh dongeng dan latar dongeng sudah hampir mencapai keseluruhan siswa yang mendapat nilai sesuai Standar Isi Bahasa Indonesia 2006. Hal ini disebabkan ketiga sub variabel tersebut sudah pernah diajarkan di jenjang kelas sebelumnya, sehingga kemampuan menganalisis siswa bisa terasah dengan baik. (2) Tingkat kemampuan siswa kelas V SDN Se Gugus III Kecamatan Kedungkandang Malang dalam mengapresiasi alur dan amanat dongeng semua siswa mendapat di bawah nilai Standar Isi Bahasa Indonesia 2006. Hal ini disebabkan pengalaman siswa yang kurang dalam mengapresiasi dongeng. Dan juga bekal dasar untuk mengapresiasi sastra pada seluruh siswa belum optimal.