SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN CARA BELAJAR, PEMANFAATAN SARANA BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SD SE-GUGUS 9 KECAMATAN SUKOREJO BLITAR

SAYIDA AHMADI

Abstrak


ABSTRAK

 

Ahmadi, Sayida. 2012. Hubungan Cara belajar, Pemanfaatan Sarana Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas V SD Se-Gugus 9 Kecamatan Sukorejo Blitar. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sa’dun Akbar, M.Pd, (II) Drs. I Wayan Sutama, M.Pd.

 

Kata Kunci: cara belajar, pemanfatan sarana belajar, prestasi belajar.

 

Cara belajar pada dasarnya merupakan satu cara atau strategi belajar yang diterapkan siswa sebagai usaha belajarnya dalam rangka mencapai prestasi yang diinginkan. Sarana belajar juga suatu hal yang tidak kalah pentingnya dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Dalam belajar siswa memiliki cara belajar yang berbeda-beda dan agar proses belajar dapat berjalan secara efektif dan efisien serta mencapai tujuan yang diharapkan, sarana belajar harus dimanfaatkan seoptimal mungkin. Dengan demikian maka cara belajar dan pemanfaatan sarana belajar dapat mempengaruhi prestasi belajar.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan; (1) cara belajar, (2) pemanfaatan sarana belajar, (3) prestasi belajar, dan menjelaskan: (1) hubungan antara cara belajar siswa dengan prestasi belajar, (2) hubungan antara pemanfaatan sarana belajar dengan prestasi belajar, serta (3) hubungan antara cara belajar, pemanfatan sarana belajar dengan prestasi belajar siswa kelas V SD se-gugus 9 Kecamatan Sukorejo Blitar.

Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu 128 siswa dengan jumlah sampel 65 siswa kelas V SD se-gugus 9 Kecamatan Sukorejo Blitar. Instrumen yang digunakan adalah angket. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif, korelasi dan korelasi ganda dengan bantuan program SPSS 16  for Windows.

Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Besarnya skor rata-rata cara belajar siswa (X1) sebesar 69,3 termasuk dalam kualifikasi cukup. (2) Skor rata-rata untuk pemanfatan sarana belajar siswa (X2) sebesar 42,54 termasuk dalam kualifikasi cukup. (3) Nilai rata-rata dari prestasi belajar siswa (Y) sebesar 74,2 termasuk dalam kualifikasi cukup. (4) Besarnya nilai rhitung  untuk hubungan antara cara belajar (X1) dengan prestasi belajar (Y) siswa sebesar 0,287 menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan. (5) Besarnya  rhitung untuk hubungan pemanfatan sarana belajar (X2) dengan prestasi belajar siswa (Y) yaitu 0,494 menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan. (6) F hitung hubungan cara belajar (X1), pemanfatan sarana belajar (X2) dengan prestasi belajar (Y) siswa sebesar 10,022 maka hubungan antar variabel dalam penelitian ini signifikan/dapat digeneralisasi pada populasi.