SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penggunaan Media Flash Card untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas IV MI TPI Tambakrejo Gurah Kediri

MUHAMMAD AINUR ROFIQ

Abstrak


ABSTRAK

 

Rofiq, Muhammad Ainur. 2012. Penggunaan Media Flash Card untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Siswa Kelas IV MI TPI Tambakrejo Gurah Kediri. Skripsi, Program S1 PGSD, Jurusan Kependidikan Dasar dan Pra Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sumanto, M. Pd., (II) Dra. Ratna Trieka Agustina, M.Pd.

 

Kata Kunci: media flash card, keterampilan berbicara bahasa Inggris, SD

 

Keterampilan berbicara dalam menguasai bahasa Inggris sebagai bahasa asing dirasa menjadi keterampilan yang paling utama diperlukan. Keterampilan berbicara dirasa menjadi yang utama karena dalam mempelajari bahasa asing yang paling penting adalah keterampilan untuk berkomunikasi dan keberanian dalam mengungkapkan pendapat secara lisan. Pemilihan media flash card yang berisi gambar-gambar juga dimaksudkan untuk memberikan rangsangan kepada siswa sehingga memperoleh pengertian yang lebih baik melalui media yang dapat digunakan untuk berinteraksi secara langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan berbicara siswa melalui pembelajaran dengan menggunakan media flash card.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dan  jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas ini direncanakan dengan cara bersiklus dan akan dilakukan dalam dua siklus. Data penelitian ini adalah ujaran-ujaran yang dihasilkan oleh guru dan siswa selama kegiatan pembelajaran berbicara dengan menggunakan media flash card. Dalam mengumpulkan data menggunakan  metode observasi, peneliti menggunakan kamera, lembar pengamatan, dan catatan lapangan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan flash card mengalami peningkatan mulai dari siklus I sampai siklus II. Peningkatan tersebut dari pra tindakan sebesar 60% menjadi 72% pada siklus I. Kemudian meningkat menjadi 88% pada siklus II. Untuk peninkatan keterampilan berbicara juga mengalami peningkatan. Rata-rata nilai siswa dari setiap kelompok pada pra tindakan, siklus I, dan siklus II selalu mengalami peningkatan walaupun sedikit. Pada pra tindakan, kelompok tinggi mempunyai rata-rata 66,25 menjadi 70,84 pada siklus I dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 81,25. Kelompok sedang mempunyai rata-rata pra tindakan sebesar 50, pada siklus I meningkat menjadi 66,15 dan menjadi 75,32 pada siklus II. Sedangkan pada kelompok rendah pada pra tindakan dengan rata-rata 35 menjadi 56,67 pada siklus I dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 66,46. Untuk aspek keterampilan berbicara yang mengalami peningkatan terbesar adalah aspek keterampilan berbicara kejelasan dan volume suara. Sedangkan aspek keterampilan berbicara yang kurang mengalami peningkatan adalah pada aspek keterampilan berbicara alamiah.

Diketahui pula bahwa peningkatan keterampilan berbicara siswa pada siklus I belum mencapai peningkatan belajar secara klasikal yaitu 80%, tetapi jika dibandingkan dengan persentase jumlah siswa yang tuntas belajar pada pra tindakan yaitu sebanyak 42% dan jumlah siswa yang tuntas belajar setelah tindakan pada siklus I menjadi 67% maka dapat dikatakan bahwa terjadi peningkatan belajar sebesar 25%.

Pada siklus II dilakukan perbaikan terhadap kekurangan yang terjadi dalam pelaksanaan tindakan siklus I. Pada siklus II terjadi peningkatan persentase keberhasilan klasikal. Persentase pada siklus I yaitu 67% menjadi 83% pada siklus II atau dapat dikatakan mengalami peningkatan sebesar 16%. Berdasarkan deskripsi tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris dengan menggunakan media flash card melalui aktivitas bernyanyi dan bercerita dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa.