SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI DENGAN PERMAINAN DAKON DI TK NOOR FADJAR MALANG

Sudarmi sudarmi

Abstrak


ABSTRAK

 

Pengembangan potensi anak dalam kemampuan kognitif  selama ini hanya sekedar sebagai pengembangan kognitif, anak hanya berperan sebagai obyek dan tidak mendapatkan kesempatan untuk menjadi subyek. Berdasarkan hasil observasi menunjukkan bahwa anak kelompok A di TK Noor Fadjar Malang dalam kegiatan pengembangan kognitif melalui permainan masih kurang optimal terutama pada ketepatan membilang anak saat kegiatan belajar Jumlah 19 anak didik menunjukkan hanya sekitar 20% dapat membilang secara tepat saat kegiatan belajar di kelas dan 80% menunjukkan masih kurangnya kemampuan kognitif secara tepat saat membilang. Mengatasi masalah tersebut, maka peneliti melakukan pembelajaran yang tepat melalui kegiatan bermain dakon untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak secara tepat dalam mengenal bilangan.

    Tujuan penelitian yaitu:1) Untuk mendeskripsikan cara penggunaan metode dakon untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak di TK Noor Fadjar  Malang.

2)Untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan kognitif  anak di TK Noor Fadjar  Malang setelah dibelajarkan dengan metode bermain dakon.

Penelitian dirancang dengan rancangan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan pada semester 1, subyek penelitian adalah anak kelompok A TK Noor Fadjar Malang. Penelitian dilakukan pada bulan November 2011. Terdiri dari dua siklus, siklus 1 terdiri dari dua kali pertemuandan siklus 11 satu kali pertemuan. Teknik pengumpulan datanya melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pra tindakan sebesar 53%, tindakan siklus I menunjukkan peningkatan kognitif sejumlah 9% dengan skor rata-rata 62%, selanjutnya pada tindakan siklus II juga mengalami peningkatan sejumlah 19% dengan skor rata-rata sebesar 81%.

Kesimpulan penelitian adalah bahwa pembelajaran melalui bermain dakon dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dengan baik, karena anak dibimbing untuk memainkan dakon. Sebagai upaya untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak disarankan kepada guru  hendaknya memberikan pembelajaran kognitif yang menyenangkan dan menarik bagi anak, memberikan contoh bagaimana cara membilang yang benar dan jelas kepada anak. Sehingga dapat menjadikan pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan bagi anak.