SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA MATERI STRUKTUR TUMBUHAN PADA SISWA KELAS IV DI SD ISLAM NURUL IZZAH KOTA MALANG

Heri Hermanto

Abstrak


ABSTRAK

 

Hermanto, Heri. 2012. Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Materi Struktur Tumbuhan pada Siswa Kelas IV di SD Islam Nurul Izzah Kota Malang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. I Made Suardana, S.Pd, M.Pd, (II) Dra. Sri Estu Winahyu, M.Pd

 

Kata Kunci: model Jigsaw, aktivitas, hasil belajar, struktur tumbuhan, IPA

 

Temuan yang didapat dari observasi di kelas IV SDI Nurul Izzah Kota Malang selama pembelajaran adalah guru terkesan mendominasi pembelajaran melalui kegiatan ceramah dan tanya jawab. Dari hasil wawancara didapat informasi, pada saat belajar dalam bentuk kelompok, siswa yang aktif cenderung hanya ketua kelompoknya saja sehingga kerja dan tanggungjawab antar individu kurang merata. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dari 25 siswa, hanya 12 siswa yaitu 48% yang termasuk kategori tuntas belajar sedangkan sebanyak 13 siswa yaitu 52 % masih belum tuntas belajar. Salah satu alternatif model pembelajaran yang diyakini dapat mengatasi masalah tersebut adalah dengan model pembelajaran Jigsaw.

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah mendeskripsikan: 1) penerapan model Jigsaw untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA pada materi struktur tumbuhan, 2) mendeskripsikan aktivitas siswa pada pembelajaran model Jigsaw materi struktur tumbuhan, 3) mendeskripsikan hasil belajar siswa pada materi struktur tumbuhan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Jenis penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini siswa kelas IV SDI Nurul Izzah Kota Malang sebanyak 25 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi lembar observasi guru dan siswa, tes, pedoman wawancara dan dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran model Jigsaw pada materi struktur tumbuhan dapat dilaksanakan dengan baik sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil penerapan model Jigsaw pada siklus I rata-rata skor yang diperoleh 90,44% dan meningkat pada siklus II menjadi 96,67%. Aktivitas siswa meningkat, siklus I mendapat rata-rata 85,51  meningkat menjadi 90,34 pada siklus II. Nilai evaluasi rata-rata pada siklus I 73,4 meningkat pada siklus II yaitu rata-rata 79,2.

Peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa dipengaruhi oleh penerapan model Jigsaw yang telah dilaksanakan dengan baik. Hal ini didukung oleh hasil penelitian Haris (2010) terhadap siswa kelas V SDN Sidodadi 04 Kecamatan Lawang Kabupaten Malang.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan bagi peneliti lain jika mengadakan penelitian tentang aktivitas dan hasil belajar siswa bisa menggunakan model kooperatif yang lain. Peneliti yang akan akan menggunakan model pembelajaran Jigsaw dalam penelitian sebaiknya menuliskan aspek kedisiplinan dalam lembar observasi aktivitas siswa.