SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Penggunaan Blok Pecahan dan “Bujur” Pecahan Terhadap Hasil Belajar Penjumlahan Pecahan di Kelas IV SDN Kedungkandang Malang

Hari Setyorini

Abstrak


ABSTRAK

 

Setyorini, Hari. 2012. Perbedaan Penggunaan Blok Pecahan dan “Bujur” Pecahan Terhadap Hasil Belajar Penjumlahan Pecahan di Kelas IV SDN Kedungkandang Malang. Skripsi, Jurusan KSDP FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Bambang Soerjono, M.Ed. Pembimbing (II) Drs. Syaiful Imam, S.Pd., M.Pd.

 

Kata kunci: Blok pecahan, bujur pecahan,  perbedaan hasil belajar.

 

Sekolah Dasar merupakan unit lembaga pendidikan yang diberi tugas khusus oleh masyarakat untuk menyelenggarakan pendidikan dasar secara sistematis. Pendidikan ditingkat dasar bertujuan untuk membekali siswa dengan dasar-dasar kemampuan yang diperlukan sehari-hari. Media pembelajaran adalah suatu alat yang digunakan sebagai perantara untuk menyampaikan materi pelajaran dari guru kepada murid sehingga tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai. Media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini yaitu blok pecahan dan bujur pecahan dengan materi pokok pecahan terutama pada operasi penjumlahan.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen sesungguhnya (true eksperimen). Rancangan true eksperimen digunakan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa dengan media yang berbeda. Populasi dan sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV A dan siswa kelas IV B SDN Kedungkandang 2 Malang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan media. Instrumen pengukuran penelitian ini yaitu intrumen hasil belajar yang terdiri dari pre-tes dan post-tes. Masing-masing instrumen terdiri dari 15 soal. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t dengan taraf signifikan = 0,05.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas eksperimen II dengan menggunakan media bujur pecahan lebih baik daripada kelas eksperimen I dengan menggunakan media blok pecahan.  Rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen II adalah sebesar 80,26 dengan persen ketuntasan 83,87%, sedangkan kelas eksperimen I sebesar 72,27 dengan persen ketuntasan 74,19%. Uji t juga menunjukkan bahwa hasil belajar kelas eksperimen II lebih baik daripada kelas eksperimen I hal ini dibuktikan dengan thitung > ttabel  yaitu 1,911 > 1,672.

Dari paparan data di atas dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan blok pecahan dibandingkan dengan menggunakan bujur pecahan dengan materi pokok pecahan terutama pada operasi penjumlahan. Saran yang diberikan dalam penelitian ini yaitu diharapkan peneliti berikutnya menggunakan perbedaan media blok pecahan dan bujur pecahan pada operasi pecahan lainnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRAK

 

Setyorini, Hari. 2012. Comparative Study about The Fraction Blok and Fraction“Bujur” to ward the  Fraction Addition Learning Resutl of 4th Grade at IV SDN Kedungkandang Malang. Skripsi, Jurusan KSDP FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Bambang Soerjono, M.Ed. Pembimbing (II) Drs. Syaiful Imam, S.Pd., M.Pd.

 

Key words: Block fractions, fractions longitude, the difference in learning outcomes.

 

Primary school education is a unit specifically assigned by society to provide education in a systematic basis. Basic level of education aims to equip students with the basic skills needed everyday. Learning Media is a tool that is used as an intermediary to convey the subject matter of the teacher to students so that learning objectives have been set can be achieved. Instructional media used in this research that fragments blocks and longitude of the subject matter fractions with fractions, especially the addition operation.

This study uses actual experimental study design (true experiment). True design of experiments used to determine differences in learning outcomes of students with different media. Population and the sample in this research that students in grade IV A and IV B-grade students of SDN Kedungkandang 2 Malang. Sampling in this study by using the media. Measuring instrument of this research is to learn the instrument that consists of pre-test and post-tests. Each instrument consists of 15 questions. Data analysis was performed using t test with significant level α = 0.05.

Result showed that students' grade II experiments using fractions longitude media better than class I experiment with using the media block fractions. Average of students' experimental class II amounted to 80.26 percent with 83.87% completeness, while the experimental class I by 72.27 by 74.19% percent completeness. T test also showed that the experimental class learning better than grade II experiment I this is evidenced by thitung > ttabel  is 1.911> 1.672.

Of exposure to the above data it can be concluded that there are significant differences that dibelajarkan student learning outcomes by using the fractional block by using the longitude fractions compared with the subject matter fractions, especially in the addition operation. Advice given in this study are expected next researcher to use different media and longitude blocks broken shards on the operation of other denominations.