SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penggunaan Media Boneka Tangan Terhadap Hasil Belajar Keterampilan Menyimak Dongeng Siswa Kelas II SDN Tanjungrejo 5 Kota Malang

Irine Yousika

Abstrak


ABSTRAK

 

Yousika, Irine. 2012. Pengaruh Penggunaan Media Boneka Tangan Terhadap Hasil Belajar Keterampilan Menyimak Dongeng Siswa Kelas II SDN Tanjungrejo 5 Kota Malang Tahun Pelajaran 2011/2012. Skripsi, Prodi  S1 PGSD Jurusan KSDP FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sumanto., M.Pd. (II) Drs. H. Sjafruddin A.R., S.Pd., M,Pd.

 

Kata kunci: Boneka Tangan,  Hasil Belajar, Keterampilan Menyimak di SD

 

Dalam KTSP 2006 disebutkan bahwa  pembelajaran bahasa Indonesia  berorientasi pada hakekat pembelajaran bahasa yang terdiri empat keterampilan bahasa yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Salah satu media pembelajaran yang dapat mendukung keterampilan menyimak adalah media boneka tangan yang dapat membangkitkan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hasil belajar menyimak dengan dongeng yang dibacakan oleh guru pada siswa kelas IIA di SDN Tanjungrejo 5 Kota Malang, (2) hasil belajar menyimak dengan dongeng yang diceritakan guru menggunakan boneka tangan pada siswa kelas IIB SDN Tanjungrejo 5 Kota Malang, dan (3) pengaruh penggunaan media boneka tangan terhadap hasil belajar keterampilan menyimak siswa kelas II SDN Tanjungrejo 5 Kota Malang.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental semu (quasi eksperimen). Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas IIA dan IIB SDN Tanjungrejo 5 Kota Malang dengan sampel penelitian adalah siswa kelas II SDN. Tanjungrejo 5 Kota Malang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa instrumen perlakuan (terdiri dari silabus, RPP, LKS, dan media boneka tangan). Instrumen pengukuran penelitian yaitu intrumen hasil belajar pre-tes dan post-tes.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar menyimak dongeng pada kelas kontrol dengan menggunakan cerita guru masih banyak siswa yang belum dapat memahami dongeng dan unsur dongeng yang meliputi tema, tokoh, latar, dan pesan yang didapat dari dongeng dan hasil belajar siswa kelas eksperimen (menggunakan media boneka tangan) lebih baik daripada kelas kontrol (menggunakan pembelajaran cerita guru). Rata-rata hasil belajar kognitif siswa kelas eksperimen adalah sebesar 87,42 dengan persen ketuntasan 83,33%, sedangkan kelas kontrol sebesar 70,06 dengan persen ketuntasan 58,62%. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan hasil belajar keterampilan menyimak siswa kelas II SDN. Tanjungrejo 5 Kota Malang  yang dibelajarkan menggunakan media boneka tangan dengan yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran cerita guru pada materi pokok  dongeng.

Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini yaitu media boneka tangan baik digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia khususnya pada materi pokok dongeng dan pada saat menerapkan media boneka tangan hendaknya guru lebih memberikan perhatian pada siswa sehingga semua siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran.