SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Hasil Belajar Pkn Melalui Model Example Non Example Bagi Siswa Kelas II SDN I Panggunguni Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung.

Eri Tri Diandari

Abstrak


ABSTRAK

 

Diandari, Eri Tri. 2012. Peningkatan Hasil Belajar Pkn Melalui Model Example Non Example Bagi Siswa Kelas II SDN I Panggunguni Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Widayati, M.H, (2) Dra. Suminah, M.Pd.

 

Kata kunci : model example non example, aktivitas siswa, hasil belajar.

 

Hasil observasi yang dilakukan peneliti di kelas II SDN 1 Panggunguni Kabupaten Tulungagung pada pembelajaran PKn adalah kurangnya aktivitas siswa dalam pembelajaran, dan tidak digunakannya media sehingga siswa tidak melakukan aktivitas belajar PKn untuk menemukan pengetahuannya sendiri. Anak merasa bosan sehingga nilai rendah, yaitu dari jumlah siswa 16, yang tuntas 7 siswa sedangkan yang belum tuntas 9 siswa. Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mendeskripsikan penerapan pembelajaran PKn melalui model example non example bagi siswa kelas II di SDN I Panggunguni Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung, dan (2) mendeskripsikan peningkatan pembelajaran PKn melalui model example non example bagi siswa kelas II di SDN I Panggunguni Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif  dan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model siklus, yang tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sedangkan teknik pengumpul data melalui observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti sebagai guru, dan guru kelas sebagai observer. Sedangkan subjek penelitiannya adalah siswa kelas II SDN I Panggunguni Kabupaten Tulungagung.

Hasil penelitian menunjukan kerterlaksanaan model example non example ditinjau dari aktivitas guru mencapai 92,6% dengan kriteria sangat baik. Sedangkan ditinjau dari aktivitas siswa pada siklus 1 pertemuan 1 mencapai 56,8% dengan kriteria cukup baik, pertemuan 2 mencapai 62,5% dengan kriteria cukup baik, dan siklus 2 pertemuan 1 mencapai 70,8% dengan kriteria baik, serta persentase pada pertemuan 2 mencapai 76,0 % dengan kriteria baik . Dan ditinjau dari ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus 1 pertemuan 1 mencapai 56,2% dengan kriteria cukup baik, pertemuan 2 mencapai 68,8% dengan kriteria cukup baik, dan siklus 2 pertemuan 1 mencapai 81,2% dengan kriteria baik, serta persentase pada pertemuan 2 mencapai 87,5 % dengan kriteria baik.

Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan model example non example di kelas II SDN I Panggunguni Kabupaten Tulungagung dapat meningkatkan aktivitas siswa dan hasil belajar siswa. Persentase peningkatan aktivitas siswa yaitu 19,2 %. Sedangkan persentase peningkatan hasil belajar siswa secara klasikal yaitu 31,3%.