SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN GERAK SENAM DAN LAGU UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI DI TK-PAUD GAYA BARU, DESA SUMBERREJO, GEDANGAN-MALANG

Dwi Erni Wijayanti

Abstrak


ABSTRAK

 

Wijayanti, Dwi Erni. 2012. Penerapan gerak senam dan lagu untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini di  TK – PAUD Gaya Baru, desa Sumberrejo, Gedangan-Malang. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Retno Tri W, S.Pd,. M.Pd, (II) Pramono S.Pd,. M.Or.

 

Kata Kunci: Gerak senam dan lagu, kemampuan motorik kasar, anak usia dini

 

Pendidikan anak usia dini pada hakekatnya adalah pendidikan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh atau menekankan pada pengembangan seluruh aspek kepribadian anak serta kemampuan fisik motoriknya. Namun kenyataannya menunjukkan, bahwa kemampuan motorik kasar anak kelompok A TK-PAUD Gaya Baru masih rendah, hal ini disebabkan karena guru kurang begitu memperhatikan perkembangan fisik motorik yang dibutuhkan anak. Dengan demikian, diperlukan suatu macam strategi dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar yaitu dengan penerapan gerak senam dan lagu.

Tujuan penelitian ini adalah menerapkan langkah-langkah gerak senam dan lagu  untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini di TK-PAUD Gaya Baru, Desa Sumberejo-Malang, serta dengan penerapan gerak senam dan lagu  diharapkan kemampuan motorik kasar anak usia dini di TK-PAUD Gaya baru, desa sumberrejo-Malang meningkat.

Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang digunakan untuk memperoleh informasi dan gambaran tentang aktivitas dan hasil belajar anak selama pembelajaran yang dilakukan secara bersiklus. Subyek penelitian ini adalah anak kelompok A berjumlah 25 anak yang terdiri dari 13 anak laki-laki dan 12 anak perempuan. Instrumen yang digunakan pedoman observasi penilaian, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan analisis data dihitung dari nilai rata-rata dan aspek kemampuan motorik kasar, serta nilai rata-rata ketuntasan belajar dari keseluruhan penilaian.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan gerak senam dan lagu dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok A TK-PAUD Gaya Baru, desa Sumberrejo, Gedangan-Malang. Peningkatan kemampuan motorik kasar ditunjukkan dengan pencapaian ketuntasan klasikal sebesar 55,5% pada siklus 1 menjadi 81,5 % pada siklus 2.

Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan melalui penerapan gerak senam dan lagu, kualitas yang diperoleh anak mampu menirukan senam fantasi, mampu mengekspresikan diri dalam gerakan bervariasi, mampu menari/senam menurut musik yang didengar dan dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok A TK-PAUD Gaya Baru, Gedangan-Malang. Saran bagi guru dapat memberikan inspirasi lebih bervariatif lagi dalam menciptakan gerakkan-gerakkan senam dan lagu, dan bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan kemampuan yang lainnya yaitu, kemampuan moral, sosial kemandirian, motorik halus, sehingga mendapatkan temuan baru yang lebih signifikan.