SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman dengan Intensitas Penggunaan Media Surat Kabar pada Siswa Kelas V SDN Putat Kidul 01 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang

Arief Rahman Hakim

Abstrak


ABSTRAK

 

Hakim, Arief Rahman. 2012. Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman dengan Intensitas Penggunaan Media Surat Kabar pada Siswa Kelas V SDN Putat Kidul 01  Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Muhana Gipayana, M.Pd, (2) Dra. Wiwik Dwi Hastuti, M.Pd

 

Kata Kunci : Kemampuan membaca pemahaman, intensitas penggunaan surat kabar

 

Hasil observasi menunujukkan bahwa tingkat kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Putat Kidul 01 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang masih rendah, hal ini dapat dilihat dari: (1) hasil penilaian membaca yang dilaksanakan oleh guru selama kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia. Siswa belum mampu menjawab petanyaan tanpa penjelasan terlebih dahulu dari guru; (2) aktifitas pembelajaran berpusat pada guru; (3) guru hanya menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan penugasan; (4) media pembelajaran hanya terpaku bacaan yang tersedia pada buku pelajaran. Pembelajaran Bahasa Indonesia yang dilakukan oleh guru terutama ketika pembelajaran membaca pemahaman terkadang membuat sisa mengalami kesulitan dalam menangkap materi yang disampaikan. Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan media. Hal ini menyebabkan siswa lebih sering berfikir secara abstrak. Untuk itu, perlu adanya media yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman.

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendiskripsikan penggunaan surat kabar untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Putat Kidul 01 Gondanglegi; (2) mendiskripsikan penggunaan sumber belajar surat kabar dalam meningkatkan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Putat Kidul 01 Gondanglegi.

Jenis penilitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan empat tahapan, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Menggunakakan empat cara dalam pengumpulan data, yaitu (1) observasi, (2) wawancara, (3) tes, (4) dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan tiga cara, yaitu reduksi data, paparan data, dan penyimpulan data. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Putat Kidul 01 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang dengan jumlah 23 siswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa dengan intensitas menggunakan surat kabar sebagai sumber belajar di kelas V SDN Putat Kidul 01 Kecamatan Gondanglegi mengalami peningkatan dari nilai rata-rata 79 pada siklus I dan 87 pada siklus II. Ketuntasan belajar klasikal pada siklus I adalah 70 % dan pada akhir siklus II adalah 100%.

Adapun langkah-langkah intensitas penggunaan media surat kabar dalam membaca pemahaman yang diterapkan pada penilitian ini dapat diuraikan sebagai berikut : (1) siswa memperhatikan penjelasan guru, (2) guru memilih salah satu bacaan untuk dijadikan sebagai sumber belajar dalam kelas, (3) siswa membaca dengan cermat bacaan, (4) guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang jelas, singkat, dan relevan dengan bacaan, (5) siswa membentuk kelompok, (6) siswa mengambil surat kabar yang sudah disediakan guru, (7) siswa memilih salah satu judul berita, (8) siswa membuat kliping dari bacaan yang dipilih tersebut, (9) siswa membaca sepintas bacaan dari kliping tersebut dan menceritakan kepada teman sekelompoknya, (10) menemukan kalimat pokok dari tiap paragaraf, (11) siswa menceritakan kembali, menyimpulkan, dan menjelaskan sebab akibat dari bacaan, (12) beberapa siswa membacakan hasil pekerjaannya sedangkan teman-teman yang lain menanggapinya, (13) guru memberikan tindak lanjut untuk membantu membiasakan siswa agar intens dalam membaca.

Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi (1) guru dalam menyampaikan materi pelajaran hendaknya menggunakan berbagai sumber belajar untuk meningkatkan hasil belajar dan aktifitas siswa di dalam kelas; (2) peneliti lain, peneliti menyadari hasil penelitian ini terdapat banyak kekurangan tetapi dapat digunakan sebagai bahan referensi dalam penelitian lebih lanjut.