SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Emosi Anak di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 24 Malang

Pipin Dona Alfanti

Abstrak


ABSTRAK

 

Alfanti, Pipin Dona. 2012. Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Emosi Anak di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 24 Malang. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Kentar Budhojo, M.Pd dan (II) Drs. Tomas Iriyanto, M.Pd

 

Kata kunci: Pola Asuh Orang Tua, Perkembangan Emosi Anak

 

Pendidikan menjadi faktor penting dalam menciptakan anak yang cerdas, kreatif dan stabil. Namun seringkali pendidikan yang dasarnya cara membangun kecerdasan justru menjadi tidak efektif karena hanya mementingkan salah satu sisi saja, seperti mendidik anak secara kognitif saja. Anak sebaiknya tidak dididik agar cerdas saja tetapi juga mampu berfikir kreatif, imajinatif dan mempunyai emosi yang stabil. Selama ini banyak anak yang pandai secara intelektual, tapi gagal secara emosionalnya. Emosi seseorang sangat berpengaruh pada baik tidaknya perilaku individu dalam kehidupannya, dan tentunya hal ini tidak lepas dari pengaruh dan peran orang tua. Melalui pengasuhan yang baik dari orang tua, anak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya baik fisik-biologis maupun sosio-psikologisnya. Pola asuh orang tua adalah bentuk atau sistem dalam menjaga merawat dan mendidik anak akan mempengaruhi kondisi kejiwaan/emosi anak.

Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mendeskripsikan gambaran perkembangan emosi anak di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 24 Malang, 2) untuk mendeskripsikan gambaran pola asuh orang tua di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 24 Malang, 3) untuk mendeskripsikan hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan emosi anak di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 24 Malang.

Penelitian ini dirancang sebagai penelitian korelasional dengan 2 variabel, yaitu variabel independen (X) yang terdiri dari Pola Asuh Otoriter (X1), Pola Asuh Permisif (X2), Pola asuh Demokratis (X3) dan variabel dependen (Y) Perkembangan Emosi. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh orang tua anak didik di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 24 Malang sejumlah 106 orang. Metode sampling yang digunakan sampling total. Data dikumpulkan melalui angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data sesuai dengan tujuan penelitian ini yang digunakan yaitu teknik analisis regresi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai (Beta) β_1 = 0,052; β_2 = 0,205; β_3= 0,522; pengujian F = 10,622; signifikansi F = 0,000; Adjusted R Square sebesar 0,216 dengan taraf kepercayaan sebesar 95%. Maka hal ini dapat berarti  hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan emosi anak sebesar 21,6% dan sisanya 78,4% berhubungan dengan faktor lain diluar pola asuh orang tua atau variabel lain diluar penelitian.

Berdasarkan penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa perkembangan emosi anak di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 24 Malang masih rendah. Pola asuh yang diterapkan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 24 Malang kebanyakan adalah pola asuh demokratis. Secara simultan pola asuh otoriter, pola asuh permisif dan pola asuh demokratis mempunyai hubungan signifikan dengan perkembangan emosi anak di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 24 Malang.

Saran yang dapat diberikan berkaitan dengan temuan yang telah diperoleh adalah (1) Sebagai orang tua dapat menerapkan pola asuh demokratis dalam mengasuh anaknya. (2) Guru memberikan wawasan pengetahuan tentang pentingnya pola asuh orang tua dalam mengasuh anak dengan cara menjalin kerjasama melalui parenting education. (3) Kepada Prodi PAUD dapat dalam pembelajaran jangan hanya memperhatikan aspek kognitif anak tapi juga aspek mental dan psikis anak. (4) Bagi Peneliti berikutnya apabila digunakan sebagai rujukan penelitian, sebaiknya menggunakan variabel lain dan analisis yang berbeda dengan penelitian ini, supaya dapat memperkaya hasil penelitian tentang hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan emosi anak.