SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBAHASA DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA BALOK HURUF PADA ANAK KELOMPOK A DI TK KEMALA BHAYANGKARI 11 TUMPANG

IMRO'ATUL MAS'UDAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Mas’udah, Imro’atul. 2012.  Peningkatan Kemampuan berbahasa dengan memanfaatkan media balok huruf pada kelompok A TK Kemala Bhayangkari 11 Tumpang Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Tomas Iriyanto, S.Pd., M.Pd. (II) Dra. Wiwik Dwi Hastuti, S.Pd., M.Pd.

 

Kata Kunci: Kemampuan Berbahasa, Media Balok Huruf, Anak Usia Dini

 

Penelitian ini didasarkan atas rendahnya kemampuan berbahasa anak kelompok A TK Kemala Bhayangkari 11 Tumpang Malang. Hal ini ditunjukkan dengan kurangnya kemampuan membedakan huruf d, b, p, a, n, serta kurangnya kemampuan membaca huruf g, w, m, d, b, p. Pemanfaatan media balok huruf dipilih sebagai upaya guru atau orang tua untuk membantu mengembangkan kemampuan berbahasa anak tersebut.

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan media balok huruf pada anak kelompok A di TK Kemala Bhayangkari 11 Tumpang Malang (2) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan berbahasa anak dengan memanfaatkan media balok huruf pada anak kelompok A di TK Kemala Bhayangkari 11 Tumpang Malang.

Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 (siklus). Satu siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dan setiap siklusnya dilaksanakan dalam empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok A TK Kemala Bhayangkari 11 Tumpang Malang yang berjumlah 22 Anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan teknik dokumentasi yakni penilaian lembar kerja anak. Instrumen penelitian menggunaan lembar observasi dan lembar kerja anak.

Hasil penelitian menunjukkan keaktifan anak, dalam kegiatan pembelajaran, hal ini tampak dari keinginan anak untuk bermain kembali dengan memanfaatkan media balok huruf. Peningkatan kemampuan berbahasa dengan memanfaatkan media balok huruf juga mengalami peningkatan, terbukti dari hasil analisis taraf keberhasilan anak yang tuntas pada siklus I hasil perolehan anak belum mencapai taraf keberhasilan yakni 72% setara dengan bintang dua (        )  dengan taraf keberhasilan baik, pada siklus II mendapat peningkatan 28% dari 72% menjadi 100% yang setara dengan bintang tiga (           ) dan mencapai taraf keberhasilan yang telah ditentukan.

Saran bagi lembaga yakni pada saat kegiatan pembelajaran tidak terpaku pada buku baket, karna anak akan merasa bosan. Bagi guru adalah memanfaatkan media dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak, agar anak juga tidak merasa bosan dalam kegiatan pembelajaran. Bagi anak didik yakni dengan adanya media balok huruf ini akan membantu meningkatkan kemampuan berbahasa anak dan kegiatan pembelajaran yang dilakukan akan lebih menyenangkan bagi anak. Bagi peneliti selanjutnya sebagai dasar melakukan penelitian yang sejenis tentang perbaikan pembelajaran guna meningkatkan kualitas proses pembelajaran.