SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MELIPAT, MENGGUNTING, MENEMPEL (3M) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B1 DI TK NEGERI PEMBINA 2 KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG

Dyah Ageng Pramesty Koenarso

Abstrak


ABSTRAK

 

Koenarso, Dyah Ageng Pramesty. 2012. Penerapan Melipat, Menggunting, Menempel (3M) Dalam Upaya Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Kelompok B1 Di TK Negeri Pembina 2 Kecamatan Blimbing Kota Malang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Usep Kustiawan, M.Sn, (II) Drs. I. Made Seken, M.Pd.

 

Kata Kunci: Penerapan 3M (melipat, menggunting, menempel), Motorik Halus Anak

 

Penelitian ini berlatar belakang pada rendahnya kemampuan motorik halus anak kelompok B1 di TK Negeri Pembina 2 Kecamatan Blimbing Kota Malang pada pembelajaran melipat, menggunting, dan menempel. Hal ini disebabkan karena guru mengalami kesulitan dalam memberi pemahaman pada anak karena anak cenderung ingin ditunggui satu per satu dan selalu mengatakan tidak bisa apabila mengerjakan tugas dari guru. Berdasarkan kenyataan dilapangan, peneliti mencoba mengatasi permasalahan dalam usaha mengembangkan motorik halus anak dalam berolah tangan. Dengan bimbingan, motivasi dan memberikan kegiatan 3M yang dilakukan secara berulang-ulang, diharapkan anak dapat lebih terampil dan menyenangi kegiatan ini.

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengetahui penerapan 3M dalam upaya meningkatkan keterampilan motorik halus anak kelompok B1 di TK Negeri Pembina 2 Kecamatan Blimbing Kota Malang dan 2) Mendeskripsikan peningkatan keterampilan motorik halus anak kelompok B1 di TK Negeri Pembina 2 Kecamatan Blimbing Kota Malang melalui penerapan 3M.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi, lembar pengamatan proses belajar mengajar dan dokumentasi berupa foto. Penelitian ini menggunakan subyek sebanyak 24 anak, terdiri dari 14 anak perempuan dan 10 anak laki-laki.

Penerapan 3M dilaksanakan sesuai dengan RKH dan langkah-langkah yang disesuaikan dengan kondisi sekolah serta kemampuan anak agar anak merasa nyaman ketika melakukan kegiatan 3M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan motorik halus anak. Peningkatan klasikal pada siklus I dengan nilai rata-rata kelas 54,51% dan peningkatan klasikal siklus II dengan nilai rata-rata kelas 75,35%. Peningkatan kemampuan motorik halus anak dengan 3M dari siklus I ke siklus II sebesar 20,84%.

Berdasarkan hasil analisa penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan 3M dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak. Disarankan pada lembaga dan pendidik untuk menerapkan kegiatan 3M untuk mengembangkan kemampuan motorik halus pada anak usia dini.