SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI BERMAINS SAINS SEDERHANA (PENGUKURAN) PADA ANAK KELOMPOK A DI KB-TK ISLAM PERMATA IMAN 2 MALANG

Elia Non Evanita

Abstrak


ABSTRAK

 

Evanita, Elia. 2011. Peningkatan Kemampuan Kognitif Melalui Bermain Sains Sederhan (Pengukuran)  Di TK Islam Permata Iman 2 Malang. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar Dan Pra Sekolah, Program Studi S1 PAUD, FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Wiwik Dwi Hastuti, M.Pd, (II) Drs. Ir. Endro Wahyuno, M.Si.

 

Kata Kunci: kemampuan kognitif, bermain, TK

 

Penelitian ini berlatar belakang pada rendahnya kemampuan kognitif anak. Hal ini disebabkan karena kegiatan pembelajaran belum melibatkan anak dan belum memberikan kebebasan kepada anak untuk berekspresi  dan mencoba kegiatan yang menyenangkan bagi anak.

Penelitian ini bertujuan untuk:(1) Mendeskripsikan penerapan aktivitas bermain yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok A1 TK Islam Permata Iman. (2) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan kognitif anak kelompok A1 TK Islam Permata Iman setelah belajar melalui aktivitas bermain sains sederhana ( pengukuran).

Penelitian ini dilakukan di TK Islam Permata Iman 2 Malang, dengan jumlah 19 anak pada tanggal 23 dan 24 November 2011. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian tindakan kelas dengan proses siklus. Dalam setiap siklus terdiri dari beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan datanya melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bermain sains dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak. Pada siklus I kemampuan kognitif anak mencapai 2,25 meningkat menjadi 3,48 pada siklus II. Peningkatan kemampuan kognitif anak ditandai dengan meningkatnya kemampuan mengukur volume air, mengukur panjana, mengenal perbandingan sama dan tidak sama, serta menyebut warna.

Kesimpulan penelitian adalah bahwa bermain sains sederhana dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dengan baik, karena anak diajak untuk melakukan percobaan langsung. Penerapan bermain sains sederhana sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak. Disarankan kepada guru hendaknya memberikan pembelajaran yang menyenangkan dan menarik bagi anak. Sehingga dapat menjadikan pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan bagi anak.