SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Hasil Belajar Matematika melalui Penerapan Metode Kerja Kelompok pada Siswa Kelas VI SD Negeri Sidogiri I Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan.

Sugiarto .

Abstrak


ABSTRAK

Sugiarto. 2009. Peningkatan Hasil Belajar Matematika melalui Penerapan

Metode Kerja Kelompok pada Siswa Kelas VI SD Negeri Sidogiri I Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar FIP Universitas Negeri Malang.

            Pembimbing: (I) Drs. I Wayan Sutama, M.Pd, (II) Drs. M. Imron Rosyadi

            H. Sy, S.Pd, M.Pd.

 

Kata kunci: hasil belajar, Matematika, kerja kelompok.

 

            Pembelajaran Matematika kelas VI di SD Negeri Sidogiri I Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan cenderung didominasi oleh guru. Metode mengajar yang digunakan oleh guru kurang bervariasi, kurang bisa memberi ruang kepada siswa untuk saling berkolaborasi dalam menyelesaikan masalah. Proses pembelajaran menjadi monoton yang pada akhirnya hasil belajar siswa tidak optimal.

            Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) proses pembelajaran Matematika dilihat dari keaktifan siswa saat penerapan metode kerja kelompok, dan 2) penerapan metode kerja kelompok pada mata pelajaran Matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI di SD Negeri Sidogiri I Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan.        

            Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas atau PTK yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri Sidogiri I Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan yang berjumlah 30 siswa, terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan.  Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari tes hasil belajar dan pedoman observasi proses pembelajaran konstruktivistik dengan metode kerja kelompok. Instrumen tes digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa, sedangkan pedoman observasi digunakan untuk mengamati proses pembelajaran dari aspek keaktifan siswa.

i

              Hasil penelitian ini adalah: 1) proses pembelajaran Matematika dilihat dari keaktifan siswa pada saat penerapan metode kerja kelompok berlangsung aktif, dan 2) penerapan metode kerja kelompok dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Matematika  standar konpetensi menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan data. Terbukti nilai rata-rata kelas pada pra tindakan 54,85 mengalami peningkatan sebesar 13,49 (24,59%) sehingga menjadi 68,34 pada siklus I. Persentase peningkatan hasil belajar dari pra tindakan ke siklus I dapat dikategorikan rendah. Nilai rata-rata kelas pada siklus I adalah 68,34 yang mengalami peningkatan sebesar 11,81 (17,28%) sehingga menjadi 80,15 pada siklus II. Persentase peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II dapat dikategorikan sangat rendah. Secara keseluruhan nilai rata-rata kelas pada pra tindakan yang 54,85 mengalami peningkatan sebesar  25,30 (46,13%) pada siklus II. Persentase peningkatan hasil belajar dari pra tindakan ke siklus II dapat dikategorikan sedang.

 

              Bertolak dari temuan penelitian ini maka disarankan agar metode kerja kelompok dapat diterapkan pada pembelajaran Matematika dengan memperhatikan karakteristik materi yang akan disajikan dalam pembelajaran.