SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM PEMBELAJARAN MENGGAMBAR TEKNIK MENERA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SENI ANAK KELOMPOK B TK DHARMA WANITA PERSATUAN IV KERSIKAN BANGIL

Nunik Mufidah

Abstrak


ABSTRAK

 

Mufidah, Nunik. 2011. Penerapan Metode Demonstrasi dalam Pembelajaran Menggambar Teknik Menera untuk Meningkatkan Kemampuan Seni Anak Kelompok B TK Dharma Wanita Persatuan IV Kersikan Bangil, Skripsi, Prodi S1 PAUD, Jurusan KSDP, FIP Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing 1). Drs. Usep Kustiawan, M.Sn, 2). Drs. Suprijanta.

 

Kata Kunci : Metode Demonstrasi, Menggambaar Teknik Menera, Kemampuan Seni Anak Kelompok B.

 

Menggambar dan melukis merupakan kegiatan anak dalam berekspresi karena dengan cara seperti itu anak dapat menuangkan perasaan sesuai dengan imajinasinya dengan cara membuat gambar menggunakan pewarna cair. Arti dari menera adalah membuat gambar secara tidak langsung yaitu, memindahkan gambar melalui bantuan teknik atau alat tera/klise (istilah percetakan) yang telah dilakukan, kemampuan seni pada anak kelompok B masih mencapai 50% dari kemampuan yang diharapkan. Anak kurang tertarik terhadap kegiatan menggambar karena guru hanya menyuruh anak untuk mewarnai gambar saja. Sehingga anak tidak bisa mengekspresikan perasaan, emosi, dan pengalamannya ke dalam bentuk gambar. Untuk mengatasi masalah kurang berkesempatan tersebut, maka peneliti mencoba memilih kegiatan yang tepat untuk mengatasi rendahnya seni melalui penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran menggambar teknik menera.

Berdasarkan permasalahan tersebut maka tujuan penelitian yaitu 1) untuk mendeskripsikan penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran menggambar teknik menera dalam upaya pengembangan seni amak kelompok B TK Dharma Wanita Persatuan IV Kersikan Bangil, 2) untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan seni dan setelah menerapkan metode demonstrasi dalam pembelajaran menggambar teknik menera.

Metode pemilihan yang digunakan disini menggunakan metode deskriptif dengan rancangan PTK yang terdiri atas 2 siklus. Masing-masing siklus memiliki 4 tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini ialah 17 anak kelompok B TK Dharma Wanita Persatuan IV Kersikan Bangil. Instrumen yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan seni anak pada pra tindakan sebesar 50% meningkat 62% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 81% pada siklus II.

Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran menggambar anak kelompok B TK Dharma Wanita Persatuan IV Kersikan Bangil. Dari pengalamannya, anak dapat berekspresi ke dalam bentuk gambar. Ada beberapa saran yang dikemukakan adalah agar para guru hendaknya menggunakan menerapkan metode demonstrasi dalam pembelajaran menggambar teknik menera untuk meningkatkan kemampuan seni, bagi sekolah yang ingin mengubah pembelajaran dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada anak.