SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR (SPPKB) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA KELAS III DI SDN KETAWANGGEDE 2 MALANG

IRA INDRIANIKA

Abstrak


ABSTRAK

 

Indrianika, Ira. 2011. Penerapan Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPA Kelas III di SDN Ketawanggede 2 Malang. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hj. Sri Estu Winahyu, S. Pd, (II) Drs. Ir. Endro Wahyuno, M. Si.

 

Kata kunci: Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir

             

Masalah yang ditemukan oleh peneliti berdasarkan hasil observasi awal terhadap pembelajaran IPA kelas III SDN Ketawanggede 2 Malang, guru masih menggunakan pembelajaran konvensional dan siswa pasif selama pembelajaran. Selain itu, hasil dan ketuntasan belajar siswa masih rendah yang dapat dilihat dari hasil pratindakan.

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan SPPKB, dan aktivitas siswa selama penerapan SPPKB, mendeskripsikan aktivitas siswa selama diterapkannya SPPKB, dan hasil belajar IPA siswa kelas III di SDN Ketawanggede 2 Malang setelah diterapkannya SPPKB.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah PTK, dalam bentuk kolaboratif partisipatoris. Pelaksanaan PTK mengacu pada model siklus PTK yang dikembangkan oleh Kurt Lewin, meliputi empat tahap yaitu 1) planning, 2) acting, 3) observing dan 4) reflecting.

Subjek dari penelitian adalah siswa kelas III semester genap tahun ajaran 2010/2011 di SDN Ketawanggede 2 Malang. Subjek penelitian sebanyak 26 siswa yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SPPKB pada pembelajaran IPA kelas III di SDN Ketawanggede 2 Malang melalui beberapa tahapan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Pada orientasi pada siklus I rata-rata mendapat skor 2,05, siklus II mendapat 2,25. Pelacakan siklus I mendapat skor 2,75, siklus II mendapat skor 2,55. Tahap konfrontasi mendapat skor 1,95 pada siklus I, sedangkan siklus II mendapat 2,35. Tahap inkuiri siklus I mendapat skor 2,6, dan siklus II mendapat skor rata-rata 2,3. Tahap akomodasi skor siklus I 2,2 dan 2,35 siklus II. Tahap transfer siklus I mendapat 1,95 dan siklus II mendapat skor 2,1.

Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan SPPKB dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA pada kelas III di SDN Ketawanggede 2 Malang. Hal ini dapat dibuktikan dengan terjadinya peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA yang menggunakan strategi pembelajaran tersebut.

Saran yang dapat diberikan oleh peneliti dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di SD yaitu Kepala Sekolah hendaknya memotivasi agar meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menerapkan SPPKB. Guru dan peneliti yang lain disarankan mengkombinasikan penggunaan media pembelajaran lain, serta mengembangkan penelitian lanjutan yang membahas tentang peningkatan efektifitas dan motivasi belajar siswa melalui penggunaan SPPKB.