SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model POE (Predict, Observe, Explain) untuk Meningkatkan Pembelajaran IPA Siswa Kelas III SDN Karangbesuki 4 Malang

Setyaningtyas Wahyu Nugraheni

Abstrak


ABSTRAK

 

Nugraheni, Setyaningtyas Wahyu. 2011. Penerapan Model POE (Predict, Observe, Explain) untuk Meningkatkan Pembelajaran IPA Siswa Kelas III SDN Karangbesuki 4 Malang. Skripsi. Jurusan KSDP Program S1 PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Hj. Sri Estu Winahyu, M.Pd, (2) Drs. H. Sutrisno, S.Pd, M.Pd.

 

Kata kunci : pembelajaran IPA, model POE, aktivitas, hasil belajar

 

Pembelajaran IPA pada siwa kelas III SDN Karangbesuki 4 Malang selama ini masih berpusat pada guru dan masih sering menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan penugasan. Guru jarang mengajak siswa melakukan percobaan. Dalam kegiatan tanya jawab guru jarang memberikan pertanyaan yang menuntut siswa untuk berpikir seperti meminta siswa untuk memprediksi suatu permasalahan. Aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran cenderung pasif. Hasil belajar siswa rata-rata 68,79. Untuk mengatasi masalah tersebut, perlu dilakukan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran POE. 

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penerapan model POE dalam pembelajaran IPA di kelas III SDN Karangbesuki 4 Malang,  (2) peningkatan aktivitas belajar siswa kelas III setelah dibelajarkan melalui model POE, serta (3) peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas III SDN Karangbesuki 4 Malang setelah dibelajarkan melalui model pembelajaran POE.

Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III sebanyak 21 siswa, dengan siswa laki-laki sebanyak 12 siswa dan 9 siswa perempuan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah PTK dalam bentuk kolaboratif. Pelaksanaan PTK yang digunakan meliputi empat tahapan, yaitu: 1) planning, 2) acting 3) observing, dan 4) reflecting. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain: observasi, dokumentasi, tes, dan catatan lapangan. 

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model POE dapat meningkatkan pembelajaran IPA. Terbukti pada pembelajaran yang sudah dilaksanakan, siswa terlibat langsung dalam pembelajarannya sedangkan guru hanya sebagai fasilitator dan motivator. Prosentase untuk keberhasilan guru dalam menerapkan model pada siklus 1 mencapai 93,39% dan meningkat pada siklus 2 menjadi 100%. Nilai rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I adalah 70,50 dengan kriteria memuaskan dan pada siklus II rata-rata aktivitas belajar meningkat menjadi 77,22 dengan kriteria memuaskan. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan. Prosentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 57,14% dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa 73,81 dan pada siklus II prosentase meningkatan menjadi 85,71% dengan nilai rata-rata 79,91. 

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran diberikan oleh peneliti dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di SD adalah untuk kepala sekolah hendaknya dapat memberikan dukungan dan pengarahan kepada guru agar dapat menerapkan model pembelajaran POE sehingga dapat meningkatkan pembelajaran IPA. Guru diharapkan dapat menerapkan model pembelajaran POE pada materi lain selama materi tersebut sesuai dengan karakter model pembelajaran POE.