SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN Merjosari 1 Malang pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.

Putri Mahanani

Abstrak


ABSTRAK

 

Mahanani, Putri. 2011. Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN Merjosari 1 Malang pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Skripsi. Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(1) Muchtar, S.Pd., M.Si, (2) Drs. Ahmad Samawi, M.Hum.

 

Kata kunci: model SFAE, aktivitas, hasil belajar, PKn, SD.

 

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara kepada guru dan siswa kelas IV SDN Merjosari Malang, diketahui bahwa pembelajaran yang dilakukan selama ini masih cenderung guru yang menjadi pusat pembelajaran. Hasil belajar siswa pun masih belum maksimal. Oleh karena itu masalah ini perlu untuk segera diselesaikan karena siswa SD merupakan aset negara sehingga pemberian pendidikan yang berkualitas sangat dibutuhkan. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman materi globalisasi yaitu dengan menggunakan model pembelajaran SFAE. Pelaksanaan pembelajaran PKn dengan model pembelajaran SFAE mengikuti langkah-langkah sebagai berikut. (1) guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai, (2) guru mempresentasikan materi globalisasi, (3) siswa berkelompok menyelesaikan tugas tertentu, kemudian siswa mempresentasikan hasil diskusi mereka kepada siswa lain,(4) guru menyimpulkan hasil presentasi siswa, (5) guru menerangkan semua materi, (6) penutup.

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan penerapan model pembelajaran SFAE dalam pembelajaran PKn materi globalisasi pada siswa kelas IV SDN Merjosari 1 Malang. Selain itu mendeskripsikan aktivitas dan hasil belajar siswa sebagai akibat penerapan model pembelajaran SFAE.

Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru kelas IV dan seluruh siswa kelas IV SDN Merjosari 1 Malang. Prosedur pelaksanaannya yaitu: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan tindakan, (3) Observasi, (4) Refleksi. Instrumen pada penelitian ini berupa (1) pedoman observasi, (2) pedoman wawancara dan (3) soal-soal tes.

Hasil penelitian yang dilaksanakan selama dua siklus menunjukkan bahwa model pembelajaran SFAE dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini ditandai dengan peningkatan hasil belajar dari pra tindakan, siklus I dan siklus II, yaitu dari prosentase keberhasilan kelas yang tuntas pada pra tindakan sebesar 41% meningkat menjadi 62% pada siklus I dan meningkat menjadi 81% di siklus II dengan persentase peningkatan dari pra tindakan ke siklus I sebesar 21% dan dari siklus I ke siklus II sebesar 19%, sehingga prosentase peningkatan hasil belajar siswa secara klasikal dari pra tindakan ke siklus II sebesar 40%. Berdasarkan data di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran SFAE dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.

Disarankan saat guru menerapkan model SFAE, perlu diperhatikan kemampuan siswa, sebab model ini menuntut siswa yang dapat membaca, bertanggung jawab, memiliki kemampuan individu untuk menjadi fasilitator dan membelajarkan siswa. Guru disarankan juga menggunakan variasi model pembelajaran sehingga siswa tidak jenuh dan hasil belajar dapat meningkat.