SKRIPSI Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Asupan Gizi Makro Atlet Balap Sepeda di Training Center Velodrom Malang

Emma Dhara Marini

Abstrak


ABSTRAK

 

Marini, Emma Dhara. 2017. Asupan Gizi Makro Atlet Balap Sepeda di Training Center Velodrom Malang. Skripsi, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Supriyadi, M.Kes., (II) dr. Agung Kurniawan, M.Kes.

 

Kata Kunci: Asupan, gizimakro, atlet balap sepeda

 

Asupan gizi makro yaitu karbohidrat, lemak, dan protein merupakan sumber energy dan zat pembangun yang perlu diperhatikan bagi atlet balap sepeda. Akan tetapi seringkali para atlet hanya mengandalkan latihan yang berat secara terus-menerus namun kurang memperhatikan keseimbangan asupan gizi makro yang dikonsumsi. Asupan gizi makro atlet balap sepeda di Training CenterVelodrom Malang tidak berdasarkan anjuran ahli gizi namun hanya berdasarkan taksiran masing-masing atlet.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran asupan gizi makro atlet balap sepeda di Training CenterVelodrom Malang berdasarkan jenis kelamin, usia, dan aktivitas atlet.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 12 atlet balap sepeda di Training Center Velodrom Malang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa kuesioner 24-hour food record. Data dihitung berdasarkan hasil dari konversi Ukuran Rumah Tangga (URT) menjadi satuan gram, kemudian dianalisis menggunakan software Nutrisurvey2007.

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. Kecukupan asupan gizi makro berdasarkan jenis kelamin untuk perempuan adalah 50% memiliki asupan protein yang cukup, 25% memiliki asupan lemak yang cukup, 25% memiliki asupan karbohidrat yang cukup. Sedangkan untuk atlet laki-laki adalah 50% memiliki asupan protein yang cukup, 12,5% memiliki asupan lemak yang cukup, 12,5% memiliki asupan karbohidrat yang cukup. Asupan gizi makro atlet balap sepeda berdasarkan berat badan adalah 66,67% memiliki asupan protein yang cukup, 33,33% memiliki asupan lemak yang cukup,100% memiliki asupan karbohidrat yang cukup. Asupan gizi makro atlet balap sepeda berdasarkan aktivitas adalah 75% memilikiasupan protein yang cukup. 91,67% memilikiasupanlemak yang cukup. 16,67% memiliki asupan karbohidrat yang cukup. Rata-rata taksiran asupan kalori atlet balap sepeda adalah sebesar 2211,9 Kkal. Sedangkan untuk status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) diperoleh rata-rata IMT sebesar 21 kg/m2 sehingga termasuk dalam kategori normal.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah asupan gizi makro atlet balap sepeda di Training Center Velodrom Malang berdasarkan jenis kelamin yaitu wanita dan laki-laki untuk asupan protein cukup,lemak berlebihdan karbohidrat kurang. Berdasarkan berat badan, asupan protein cukup, lemak berlebih dan karbohidrat cukup. Sedangkan berdasarkan aktivitas, asupan protein cukup, lemak cukup dan karbohidrat kurang. Saran yang diharapkan pada penelitian selanjutnya adalah dilakukan penimbangan mengenai berat setiap jenis makanan menggunakan timbangan digital.

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Marini, Emma Dhara. 2017. Macro Nutrient Intake Elite Cyclist in Malang Training Center Velodrome. Thesis. Department of Public Health Sciences, Faculty of Sport Science, State University of Malang. Supervisor: (I) Dr. Supriyadi, M.Kes., (II) dr. AgungKurniawan, M.Kes.

 

Keywords: Intake, macronutrients, cyclist

 

Macro nutrient intake of carbohydrates, fats, and proteins are a source of energy and builder substances that need to be considered for the cyclist. However, athletes often rely on heavy training on an ongoing basis but less attention to balance intake of macronutrients consumed. Macro nutrient intake of cyclist in Malang Training Center Velodrome not on the advice of a nutritionist, but only based on the estimation of each athlete.

The purpose of this study is to describe the macro nutrient intake of cyclist in Malang Training Center Velodrome based on gender, age, and activity athlete.

The study design used is descriptive quantitative research with the research subjects were 12 cyclist in Malang Training Center Velodrome. The instrument used to collect data in the form of a questionnaire 24-hour food records. The data is calculated based on the results of the conversion Size Movement Household (URT) to units grams, then analyzed use software nutrisurvey 2007.

Based on the analysis of data, obtained the following results. Adequate intake of macronutrients based on sex for women was 50% have adequate protein intake, 25% have enough fat intake, 25% have a sufficient intake of carbohydrates. As for the male athletes was 50% have adequate protein intake, 12,5% have a sufficient intake of fat, 12,5% have a sufficient intake of carbohydrates. Macro nutrient intake cyclist by weight was 66,67% have adequate protein intake, 33,33% have a sufficient intake of fat, 100% have sufficient carbohydrate intake. Macro nutrient intake cyclist based activity was 75% have adequate protein intake. 91,67% have enough fat intake. 16,67% have a sufficient intake of carbohydrates. Average estimated intake of calories cyclist amounted to 2211,9 Kcal. As for nutritional status based on Body Mass Index (BMI) gained an average BMI of 21 kg/m2 that is included in the normal category.

The conclusion of this study is the intake of macronutrients athletes based on gender is that women and men for sufficient protein intake, excess fat and less carbohydrate. Based on body weight, sufficient protein intake, excess fat and carbohydrate. While based on the activity, protein intake is enough, enough fat and less carbohydrate. The advice of next research is do the scale of the weight of any kind of food.