SKRIPSI Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Pengelolaan Sampah di SMAN yang Ditinjau dari Aspek Sarana-Prasarana, Kegiatan Kelola Sampah, dan Manifestasi Perilaku Siswa terhadap Kelola Sampah.

Hazrina Annisafitri

Abstrak


ABSTRAK

 

Sampah menjadi salah satu permasalahan utama di dunia tak terkecuali di Inodonesia. Berbagai macam upaya untuk menangani masalah sampah salah satunya diajarkan melalui bangku sekolah. Sumber sampah dapat berasal dari sekolah, sehingga sekolah wajib menyelenggarakan kegiatan persampahan yang juga ditunjang oleh sarana-prasarana persampahan. Kurang-lebihnya jumlah sampah di sekolah dipengaruhi oleh perilaku warga sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keterkaitan pengelolaan sampah di SMA Negeri di Kota Malang yang baik didukung dengan sarana-prasarana persampahan dan manifestasi perilaku siswa terhadap kelola sampah yang baik pula.

Penelitian ini menggunakan metode kombinasi dengan desain penelitian Embedded Design yang menanamkan kuantitatif di dalam kualitatif. Data kualitatif dapat didukung dengan data kuantitatif yang berupa persentase manifestasi perilaku. Metode wawancara, observasi dan dokumentasi menjadi metode untuk mengumpulkan data kualitatif. Metode pembagian angket manifestasi perilaku merupakan metode untuk mengumpulkan persentase manifestasi perilaku siswa. Sehingga, aspek yang ditinjau dalam penelitian ini meliputi: sarana-prasarana, kegiatan kelola sampah, dan manifestasi perilaku siswa kelompok kelola sampah di SMAN 7, SMAN 8, dan SMAN 9 Kota Malang.

Teknik analisis data yang digunakan adalah Constant Comparative Analisys, yang dapat digunakan dalam metode kombinasi dengan membandingkan temuan di lapangan. Teknik analisis data interaktif juga digunakan dalam analisis data kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan dan keberfungsian sarana-prasarana di SMAN 7 lebih baik dibandingkan SMAN 8 dan SMAN 9. Kegiatan kelola sampah di SMAN 7, 8, 9 sebagian besar dilaksanakan oleh karyawan sekolah. Manifestasi perilaku di SMAN 7, 8, 9 dipengaruhi oleh ketersediaan dan keberfungsian sarana-prasarana kelola sampah.

 

Kesimpulan yang didapatkan bahwa sarana-prasarana mendukung kegiatan kelola sampah yang baik. Sarana-prasarana yang baik akan mendukung perilaku siswa terhadap kelola sampah lebih baik. Perilaku kelola sampah yang baik akan mempengaruhi kegiatan kelola sampah yang baik pula.