SKRIPSI Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Program Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS) pada Sistem Kinerja Klinik dalam Kualitas PONED di Puskesmas Dampit dan PONEK di RSBK Bokor Turen

Hanida Hanik Wahyunijati

Abstrak


ABSTRAK

 

Wahyunijati, H.H. 2017. Implementasi Program Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS) pada Sistem Kinerja Klinik dalam Kualitas PONED di Puskesmas Dampit dan PONEK di RSBK Bokor Turen Tahun 2016. Skripsi, Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Roesdiyanto, M.Kes., (II) Nurnaningsih Herya Ulfah, SKM.,  M.Kes.

 

Kata Kunci: Program EMAS, PONED, PONEK, evaluasi program

Pelaksanaan Program EMAS di Indonesia bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir melalui peningkatan kualitas pelayanan kegawatdaruratan maternal dan neonatal serta penguatan sistem rujukan. Program EMAS dilaksanakan di wilayah dengan angka kematian ibu dan bayi yang tinggi. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui implementasi Program EMAS khususnya dalam sistem kinerja klinik PONED dan PONEK pada input, proses, dan output di Puskesmas Dampit dan RSBK Bokor Turen.

Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dan pengumpulan data dilakukan dengan metode mix method (kuantitatif dan kualitatif) dengan subyek penelitian adalah seluruh bidan di Puskesmas Dampit dan RSBK Bokor Turen. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket, checklist, dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan analisis univariat dan diinterprestasikan dalam beberapa kategori untuk penentuan kesimpulan.

Pada hasil analisis didapatkan bahwa pada input terkait ketersediaan tim emergensi dan kompetensi bidan kedua instansi dalam kategori sangat baik, perlengkapan dan peralatan kedua instansi dalam kategori buruk, dan ketersediaan pedoman pada Puskesmas Dampit dalam kategori sangat baik dan di RSBK Bokor Turen dalam kategori cukup. Selanjutnya pada proses terkait pelatihan bidan di Puskesmas Dampit dalam kategori sangat baik dan RSBK Bokor Turen dalam kategori sangat buruk. Pada penatalaksanaan pelayanan maternal neonatal kedua instansi dalam kategori sangat baik, penatalaksanaan tindakan rujukan Puskesmas Dampit dalam kategori sangat baik, audit  pelayanan maternal dan neonatal RSBK Bokor Turen sangat buruk, dan penilaian keterampilan kedua instansi dalam kategori sangat buruk. Pada output di Puskesmas Dampit dalam capaian pelayanan kinerja klinis dalam kategori dan standar kinerja rujukan dalam kategori sangat baik. Selanjutnya pada RSBK Bokor Turen tidak diketahui capaian output pada pelayanan maternal dan neonatal.

 

Implementasi Program EMAS di Puskesmas Dampit dan RSBK Bokor Turen dalam sistem kinerja klinik memiliki beberapa hal yang perlu ditingkatkan, seperti pada peningkatan kapasitas SDM, ketersediaan alat kesehatan, pelatihan bidan, penilaian keterampilan, dan sistem pencatatan laporan pelayanan maternal dan neonatal.