SKRIPSI Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Faktor Risiko DM Tipe 2 Pada Usia Produktif dengan Pendekatan WHO STEPwise STEP 1 (core/inti) di Puskesmas Kendalkerep Kota Malang

Ayu Nindhi Kistianita

Abstrak


ABSTRAK

 

Kistianita, Ayu Nindhi. 2017. Analisis Faktor Risiko DM Tipe 2 Pada Usia Produktif dengan Pendekatan WHO STEPwise STEP 1 (core/inti) di Puskesmas Kendalkerep Kota Malang. Skripsi, Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. dr. Moch. Yunus, M. Kes, (II) drg. Rara Warih Gayatri, M. PH.

 

Kata Kunci: Faktor Risiko, DM tipe 2, STEPwise STEP 1 (core/inti)

 

DM tipe 2 merupakan satu dari empat penyakit utama dalam kategori Non-Communicable Disease (NCDs) yang harus segera ditangani. Kejadian DM tipe 2 berkaitan erat dengan pertambahan umur seseorang. Menurut WHO pada tahun 2025 kebanyakan orang yang terkena DM di negera berkembang diderita oleh kelompok umur paling produktif yaitu 45-64 tahun. Berdasarkan fakta tersebut, maka sangat diperlukan usaha pencegahan DM tipe 2 yang tepat. DM tipe 2 dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risikonya. Telah dilakukan penelitian mengenai faktor risiko DM tipe 2 dengan menggunakan WHO STEPwise STEP 1 (core/inti) di Puskesmas Kendalkerep Kota Malang.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko DM tipe 2 pada usia produktif menggunakan pendekatanWHOSTEPwise STEP 1 (core/inti)di Puskesmas Kendalkerep Kota Malang. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik responden, riwayat hipertensi, riwayat DM, dan perilaku responden dengan kejadian DM tipe 2.

Penelitian ini menggunakan studi analitik deskriptif dengan rancangan studi cross sectional. Besar sampel berjumlah 88 orang di Poli Umum Puskesmas Kendalkerep pada tanggal 1-28 Februari 2017 yang telah memenuhi kriteria inklusi, diperoleh dengan cara Quota Sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner WHO STEPwise STEP 1 (core/inti).

Hasil pada penelitian ini diketahui dari nilai uji chi square (x2) dengan α = 0,05. Terdapat hubungan yang signifikan pada riwayat DM (p = 0,000), konsumsi buah dan sayur (p = 0,000), dan aktivitas fisik (p = 0,000) dengan DM tipe 2, sedangkan tidak terdapat hubungan yang signifikan pada umur (p = 0,239 {25-34 tahun vs 55-64 tahun}, p = 0,099 {35-44 tahun vs 55-64 tahun}, dan p = 0,522 {45-54 tahun vs 55-64 tahun}), jenis kelamin (p = 0,413), riwayat pendidikan (p = 0,491 {Tidak Sekolah vs Tidak Tamat SD}, p = 1,000 {Tidak Sekolah vs Tamat SD}, p = 0,621 {Tidak Sekolah vs Tamat SMP}, p = 1,000 {Tidak Sekolah vs Tamat SMA}, dan p = 0,374 {Tidak Sekolah vs Tamat D1-D3/S1}), riwayat hipertensi (p = 1,000), merokok (status merokok nilai p = 0,872, lama merokok p = 1,000 {4-6 tahun vs > 7 tahun} dan p = 0,321 {1-3 tahun vs > 7 tahun}, jumlah batang rokok yang dihisap nilai p = 0,675 {perokok sedang vs perokok ringan}, riwayat merokok nilai p = 0,700), dan konsumsi alkohol dengan DM tipe 2.