SKRIPSI Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Faktor Prenatal terhadap Risiko Kejadian Autisme di Pusat Layanan Autis (PLA) Kota Malang

Hamidah Indrihapsari

Abstrak


ABSTRAK

 

Indrihapsari, Hamidah. 2017. Pengaruh Faktor Prenatal terhadap Risiko Kejadian Autisme di Pusat Layanan Autis (PLA) Kota Malang. Skripsi, Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sapto Adi, M.Kes., (II) drg. Rara Warih Gayatri, M.PH.

 

Kata kunci : autisme, faktor risiko prenatal, autisme di Kota Malang

 

Autisme merupakan gangguan perkembangan otak yang terjadi seumur hidup dan terus dicari faktor penyebabnya hingga saat ini. Masa prenatal dipercaya sebagai masa yang berperan penting di dalam pembentukan otak janin dan merupakan masa yang rentan bagi janin untuk mengalami gangguan perkembangan otak seperti autisme.

Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor prenatal terhadap risiko kejadian autisme di Pusat Layanan Autis (PLA) Kota Malang. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran usia ayah dan ibu penderita autisme di PLA Kota Malang saat pembuahan, gambaran paparan rokok secara aktif dan pasif saat hamil, serta untuk mengetahui gambaran riwayat diabetes, obesitas atau hipertensi saat hamil bagi ibu penderita autisme di PLA Kota Malang.

 Penelitian ini berupa penelitian case control dengan 70 sampel penelitian yang terbagi menjadi 35 sampel dari kelompok kasus dan 35 sampel dari kelompok kontrol. Kelompok kasus merupakan ibu dari siswa PLA sedangkan kelompok kontrol merupakan ibu dari siswa SD Laboratorium UM Malang.Kuesioner dibagikan kepada total 70 sampel untuk pengumpulan data.

Hasil analisis dengan regresi logistik biner menunjukkan bahwa usia maternal > 30 tahun (OR = 0,794, 95% IK = 0,696-0,907), jumlah perokok dalam rumah saat hamil 1-3 orang (OR = 5,123, 95% IK = 1,154-22,738), terjadi gangguan kehamilan pada trimester pertama (OR = 21,516, 95% IK = 2,199-210,507), masa kehamilan (OR = 13,294, 95% IK = 1,431-123,489) secara signifikan berpengaruh terhadap risiko kejadian autisme. Faktor prenatal lain yakni graviditas, paritas, jumlah keguguran yang pernah dialami, jenis komplikasi kehamilan yang pernah dialami selama hamil dan perawatan untuk komplikasi tersebut, metode kelahiran, adanya kerabat dekat yang menderita gangguan perkembangan otak, usia paternal, paparan rokok secara aktif saat hamil, menderita diabetes, hipertensi atau obesitas selama hamil tidak berpengaruh terhadap kejadian autisme.

Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya gangguan kehamilan pada trimester pertama akan meningkatkan risiko autisme terbesar dibandingkan faktor prenatal lain yakni sekitar 21 kali lipat, diikuti oleh lamanya masa kehamilan (13 kali lipat), dan adanya 1 sampai 3 orang perokok dalam rumah saat hamil (5 kali lipat). Sedangkan usia maternal > 30 tahun merupakan faktor protektif autisme dengan risiko sebesar 0,8 kali lipat terserang autisme.