SKRIPSI Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK AKAR TUBA (DERRIS ELLIPTICA) SEBAGAI INSEKTISIDA TERHADAP LALAT RUMAH (MUSCA DOMESTICA)

Firdausi Nuzula

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Nuzula, Firdausi. 2017. Uji Efektivitas Ekstrak Akar Tuba (Derris Elliptica) sebagai Insektisida terhadap Lalat Rumah (Musca Domestica). Skripsi, Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas  Negeri   Malang.  Pembimbing:  (I)  Dr.  Supriyadi,  M.Kes.,

              (II) dr. Agung Kurniawan, M.Kes.

 

Kata kunci : lalat rumah, akar tuba, insektisida

 

            Lalat rumah (Musca domestica) merupakan jenis lalat yang paling banyak ditemui, lalat merupakan hewan yang hidup secara synantropic atau hidup bersama-sama dengan manusia. Lalat bertindak sebagai vektor pembawa penyakit. Salah satu penyakit yang dibawa atau diakibatkan oleh lalat yaitu diare. Diare menduduki peringkat pertama dalam sepuluh peringkat utama pasien rawat inap di rumah sakit di Indonesia tahun 2008.

Pengendalian lalat dapat dilakukan dengan berbagai cara, tetapi penggunaan insektisida dinilai lebih efektif. Insektisida terbagi menjadi dua, yaitu insektisida kimia dan insektisida alami. Penggunaan insektisida kimia berlebihan dan berulang-ulang dapat memunculkan dampak yang tidak diinginkan serta kerusakan lingkungan dan dapat menimbulkan keracunan bagi penggunanya. Penggunaaan insektisida alami dapat menekan dampak yang ditimbulkan insektisida kimia. Insektisida alami memanfaatkan beberapa tumbuhan, salah satunya tanaman tuba (Derris elliptica). Tumbuhan tersebut biasa digunakan untuk meracun ikan dengan senyawa aktif utamanya adalah rotenon. Rotenon memiliki nama lain tuboxitoxin (C23H22O6) yang bersifat racun, racun pada tumbuhan tersebut dapat digunakan untuk mengendalikan hama.

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas ekstrak akar tuba dengan konsentrasi 5%; 7,5%; dan 10% sebagai insektisida terhadap lalat rumah. Metode penelitian yang digunakan adalah true experimental. Setiap kelompok menggunakan sepuluh lalat rumah, dengan tiga kali percobaan, sehingga memerlukan 120 sampel lalat rumah.

Data dianalisis menggunakan uji anova oneway dengan hasil F hitung (74,830) > F tabel (2,87), jadi terdapat perbedaan waktu kematian lalat rumah. Berdasarkan uji post hoc menghasilkan nilai probabilitas 0,00 < 0,01 maka dapat dikatakan memiliki perbedaan yang signifikan.

Disimpulkan bahwa ekstrak akar tuba (Derris elliptica) efektif sebagai insektisida terhadap lalat rumah (Musca domestica) dengan konsentrasi 5%; 7,5%; dan 10%, pada konsentrasi paling efektif 10% dengan waktu bunuh rata-rata 4,20 jam dan waktu kematian tercepat pada 2,78 jam.