SKRIPSI Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Gambaran Pengetahuan Penyakit Cacingan (Helminthiasis) Pada Wali Murid SDN 1, 2, 3, dan 4 Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur

Dhia Irfan Hanif

Abstrak


ABSTRAK

 

Organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) (2016) mengatakanbahwa helminthiasis (cacingan) adalah infeksi satu atau lebih cacing parasit usus dari golongan Nematoda usus yang ditularkan melalui tanah, atau disebut Soil Transmitted Helminths (STH). Penyakit cacingan adalah penyakit parasitik yang mulai terabaikan atau Neglacted Tropical Desease (NTD).

WHO (2016) melaporkan lebih dari 2 miliar orang terinfeksi penyakit cacingan. Menurut DEPKES RI (2004), angka nasional prevalensi cacingan pada anak sekolah dasar pada tahun 2003 sebesar 33,0% dan meningkat pada tahun 2004 menjadi 46,8%. DEPKES RI (2005) memaparkan hasil survei infeksi cacingan di sekolah dasar di beberapa  provinsi menunjukan prevalensi sekitar 60% - 80%. Hasil survei pendahuluan pada penelitian ini adalah 8 dari 10 wali murid SDN 1, 2, 3, dan 4 Mulyoagung memiliki pengetahuan yang rendah terhadap penyakit cacingan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan penyakit cacingan (helminthiasis) pada wali murid SDN 1, 2, 3, dan 4 Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif (cross sectional) dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh wali murid SDN 1, 2, 3, dan 4 Mulyoagung Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur sejumlah 685 orang, dengan sampel sejumlah 253 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner, dengan menyusun instrumen berdasarkan indikator pengetahuan terhadap kesehatan. Teknik pengambilan data dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada wali murid melalui siswa dan guru. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif untuk menentukan skor dari kuesioner dan menentukan tingkat pengetahuan wali murid.

 

Hasil penelitian secara umum, gambaran pengetahuan penyakit cacingan (helminthiasis) pada wali murid SDN 1, 2, 3, dan 4 Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur adalah kurang, dengan skor rata-rata responden 45,81. Hasil tersebut menggambarkan bahwa masih perlu adanya sosialisasi dan promosi kesehatan kepada orang tua yang memiliki anak usia sekolah dasar mengenai penyakit cacingan (helminthiasis), serta perlu adanya pemeriksaan secara berkala terhadap anak sekolah dasar tentang angka kejadian penyakit cacingan (helminthiasis) oleh instansi kesehatan di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan mampu meneliti angka kejadian cacingan di Mulyoagung secara khusus dan di Kabupaten Malang secara umum, untuk mempermudah dalam penelitian lanjutan maupun acuan kebijakan instansi kesehatan setempat.