SKRIPSI Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penyuluhan terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Mahasiswa terkait Penggunaan Alat Pelindung Telinga dari Bahaya Kebisingan saat Menggerinda di Ruang Pengelasan Universitas Negeri Malang

Firda Baihaq

Abstrak


ABSTRAK

 

Baihaq, Firda. 2017. Pengaruh Penyuluhan terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Mahasiswa terkait Penggunaan Alat Pelindung Telinga dari Bahaya Kebisingan saat Menggerinda di Ruang Pengelasan Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Marji, M.Kes., Pembimbing: (II) dr. Erianto Fanani.

 

Kata Kunci: Penyuluhan, Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Alat Pelindung Telinga

 

Kebisingan yang ditimbulkan dari kegiatan menggerinda di Ruang Pengelasan Universitas Negeri Malang adalah 98 dB. Angka tersebut melebihi Nilai Ambang Batas (NAB) kebisingan yang telah ditetapkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2011 yaitu 85 dB. Mahasiswa saat menggerinda di Ruang Pengelasan Universitas Negeri Malang tidak selalu menggunakan Alat Pelindung Telinga yang tersedia baik earmuff, earplug, maupun welding helmet. Tindakan tersebut dapat menyebabkan penyakit akibat kerja berupa Noise Induced Hearing Loss.

Penyuluhan merupakan salah satu cara promosi kesehatan menurut World Health Organization untuk mencegah penyakit dan bertujuan memberikan informasi kesehatan. Variabel yang diukur dalam penelitian ini yaitu pengetahuan, sikap, dan tindakan mahasiswa terkait penggunaan Alat Pelindung Telinga dari bahaya kebisingan saat menggerinda di Ruang Pengelasan Universitas Negeri Malang.

Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian one group pretest posttest dengan accidental sampling sebanyak 17 mahasiswa yang menempuh praktikum pengelasan pada Januari-Februari 2017 di Ruang Pengelasan Universitas Negeri Malang. Setelah data pretest variabel pengetahuan, sikap, dan tindakan mahasiswa diperoleh, dilakukan penyuluhan terkait penggunaan Alat Pelindung Telinga saat menggerinda. Penyuluhan dilakukan dengan media presentasi dan handout materi serta metode ceramah dan tanya jawab. Kemudian pengambilan data posttest dilakukan setelahnya.

Analisis data dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan hasil: (1) nilai Z -3,644 dan Asymp. Sig. (2-tailed) 0,000 pada variabel pengetahuan, (2) nilai Z -3,368 dan Asymp. Sig. (2-tailed) 0,001 pada variabel sikap, serta (3) nilai Z -3873 dan Asymp. Sig. (2-tailed) 0,001 pada variabel tindakan mahasiswa berarti lebih kecil daripada 0,05.

Kesimpulan dari pengujian hipotesis tersebut adalah terdapat pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan mahasiswa terkait penggunaan Alat Pelindung Telinga dari bahaya kebisingan saat menggerinda di Ruang Pengelasan Universitas Negeri Malang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Baihaq, Firda. 2017. Effect of Counseling to Student Knowledge, Attitude, and Practice in Using Ear Protective Equipment from Grinding Noise Hazard at Welding Laboratory State University of Malang. Thesis, Department of  Public Health Sciences, Faculty of Sport Sciences, University State of Malang. Advisors: (I) Prof. Dr. Marji, M.Kes., (II) dr. Erianto Fanani.

 

Keywords: Counseling, Knowledge, Attitude, Practice, Ear Protective Devices

           

The noise level from grinding activities in Welding Laboratory State University of Malang is 98 dB. This figure exceeds the Threshold Limit Value (TLV) of the noise which is stated in Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2011 is 85 dB. Students at The Welding Laboratory State University of Malang not always use provided protective equipment such as ear earmuff, earplug, and welding helmet. Those action can cause occupational diseases such as Noise Induced Hearing Loss.

Counseling is one of health promotion technique according to the World Health Organization to prevent disease and provide health information. The variables which measured are knowledge, attitude, and practice in using  Ear Protective Equipment  from noise hazards in the room while grinding at Welding Laboratory State University of Malang.

This research use one group pretest posttest method design with accidental sampling on 17 students in January-February 2017 at Welding Laboratory State University of Malang. After the pretest data obtained, Counseling related to the using of Ear Protective Equipment when grinding was done. Counseling was held by presentation and handout materials which followed with lecture and discussion. Then the post-test data collection is done afterwards.

Data analys with Wilcoxon Signed Ranks Test, showed that: (1) the value of Z -3.644 and Asymp. Sig. (2-tailed) of 0.000 at variable knowledge, (2) the value of Z -3.368 and Asymp. Sig. (2-tailde) 0.001 on attitudinal variables, and (3) the value of Z -3873 and Asymp. Sig. (2-tailed) 0.001 on students action variable is smaller than 0.05.

The conclusion of hypothesis is that there is  any effect of counseling to student knowledge, attitude, and practice in using Ear Protective Equipment from grinding noise hazard at Welding Laboratory State University of Malang.