SKRIPSI Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Sanitasi Lingkungan Sekolah Dasar dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo

Nirmala Tri Kartika

Abstrak


ABSTRAK

 

Kartika, Nirmala Tri. 2017. Hubungan Sanitasi Lingkungan Sekolah Dasar dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Skripsi, Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dr. Supriyadi, M.Kes, (II) dr. Agung Kurniawan, M.Kes

 

Kata kunci: sanitasi lingkungan sekolah, demam berdarah dengue, Sidoarjo

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) mengalami peningkatan setiap tahunnya bahkan menyebabkan kejadian luar biasa (KLB). Kabupaten Sidoarjo sendiri mengalami peningkatan selama 3 tahun terakhir, tahun 2014 terjadi 171 kasus, tahun 2015 terjadi 601 kasus dan hingga Agustus 2016 terjadi 1.279 kasus. Daerah yang memiliki kasus tertinggi ialah Kecamatan Candi, yaitu mengalami peningkatan hampir 3x lipat. Kasus-kasus tersebut banyak dialami oleh anak-anak usia sekolah dasar (5-12 tahun). Salah satu faktor yang dapat meningkatkan resiko penyakit ini pada anak sekolah ialah sanitasi lingkungan.

Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sanitasi lingkungan sekolah dasar yang meliputi sub variabel ketersediaan air bersih, sarana pembuangan sampah, dan kepadatan jentik nyamuk dengan kejadian demam berdarah dengue di Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian survei analitik dengan cross sectional. Populasi menggunakan seluruh Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo dengan teknik pengambilan sampel berupa cluster random sampling. Instrumen yang digunakan berupa dokumentasi kasus DBD selama 2015-2016 dan format penilaian sanitasi lingkungan sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data yang pada penelitian ini ialah analsisi deskriptif dan analisis korelasi (Spearman).

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara sanitasi lingkungan sekolah dasar dengan kejadian demam berdarah dengue (nilai Sig. = 0,570 > α = 0,05), dengan penjabaran sub variabel yang diteliti sebagai berikut: tidak ada hubungan yang signifikan antara ketersedian air bersih dengan kejadian demam berdarah dengue (nilai Sig. = 0,293 > α = 0,05), tidak ada hubungan yang signifikan antara sarana pembuangan sampah dengan kejadian demam berdarah dengue (nilai Sig. = 0,729 > α = 0,05), dan ada hubungan yang signifikan antara kepadatan jentik nyamuk dengan kejadian demam berdarah dengue (nilai Sig. = 0,031 < α = 0,05),

Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara sanitasi lingkungan sekolah dasar dengan kejadian demam berdarah dengue, namun sub variabel kepadatan jentik nyamuk memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian demam berdarah dengue.

Kartika, Nirmala Tri. 2017. Relationship Environmental Sanitation Of Elementary School With The Incidence Of Dengue Fever In The Candi Subdistrict Sidoarjo District. Thesis. Department of Public Health. Faculty of Sport Sciences. State University of Malang, Advisors: (I) Dr. Supriyadi, M.Kes., (II) dr. Agung Kurniawan, M.Kes

 

Keywords: school environmental sanitation, dengue fever, Sidoarjo

Dengue hemorrhagic fever (DHF) has increased every years even lead to extraordinary events. Sidoarjo district has increased in 3 years, in 2014 has 171 cases, in 2015 has 601 cases, on January until August 2016 and has 1,279 cases. the highest case is Candi subdistrict of the, which has increased nearly 3x. The case was experienced by many children of primary school age (5-12 years). One factor that can increase the risk of this disease in school is environmental sanitation.

The study aims to determine the relationship between environmental sanitation of elementary school which includes subvariable water supply, garbage disposal facilities, and the density of larvae with the incidence of dengue fever in the Candi subdistrict.

This type of research is Analytical Survey with cross sectional. The population using all public elementary school in the Candi subdistrict with sampling techniques such as random cluster sampling. Instruments used in the form of documentation of dengue cases during 2015-2016 and environmental sanitation assessment form primary school. The data collection is done by observation and documentation. Analysis of data is used descriptive and statistical test of Rank Spearman.

The study results showed that there is no significant relationship between elementary schools environmental sanitation with the incidence of dengue hemorrhagic fever (0,570> 0,05), with the translation of sub variables studied as follows: there is no significant relationship between the availability of clean water to the incidence of dengue fever dengue (0,293> 0,05), there is no significant relationship between the means of waste disposal with the incidence of dengue hemorrhagic fever (0,729> 0,05), and no significant correlation between the density of mosquito larvae with the incidence of dengue hemorrhagic fever (0,031