SKRIPSI Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Gambaran Pengetahuan Masyarakat tentang Resiko Penyakit Diabetes Mellitus di Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang

Bayu Jaya Noor Arisma

Abstrak


ABSTRAK

 

Arisma, Bayu Jaya Noor. 2017. Gambaran Pengetahuan Masyarakat tentang Resiko Penyakit Diabetes Mellitus di Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Skripsi. Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolaharagaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. dr. Moch Yunus, M.Kes., (2) dr.Erianto Fanani

 

Kata Kunci: diabetes mellitus, pengetahuan, resiko

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007 diabetes mellitus di Indonesia menempati urutan keenam penyakit penyebab kematian (5,8%) dan menurut Depkes (2012) di Indonesia terdapat 102.399 kasus diabetes mellitus. Indonesia diperkirakan pada tahun 2030 akan memiliki penyandang diabetes mellitus (diabetisi) sebanyak 21,3 juta jiwa. Angka kejadian diabetes mellitus di puskesmas Pakisaji masuk dalam 10 besar kejadian penyakit terbanyak tahun 2015 yaitu sejumlah 1164 kejadian.

Faktor resiko diabetes mellitus dibagi menjadi 2 yaitu faktor resiko yang dapat dimodifikasi dan faktor resiko yang tidak dapat dimodifikasi. Faktor yang dapat dimodifikasi antara lain pola makan, aktivitas fisik, stres, merokok, alkohol, hipertensi, dan obesitas, sedangkan faktor resiko yang tidak dapat dimodifikasi yaitu usia, keturunan dan jenis kelamin.

Pengetahuan dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pengalaman, pendidikan, usia, pekerjaan, keyakinan, lingkungan dan fasilitas. Proses adopsi pengetahuan dari seseorang adalah awareness (kesadaran), interest (tertarik), evaluating (menimbang), trial (mencoba), adaptation (adaptasi).

Jenis penelitian ini merupakan penelitian epidemiologi deskriptif analitik. Rancangan penelitian menggunakan metode rapid survey atau survei cepat. Populasi adalah masyarakat usia >40 tahun di kecamatan Pakisaji kabupaten Malang. Jumlah sampel sebesar 254 diambil dari 12 desa di kecamatan Pakisaji dengan teknik cluster random sampling dan random sampling sesuai kaidah rapid survey. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan masyarakat tentang resiko penyakit diabetes mellitus di kecamatan Pakisaji kabupaten Malang.

Hasil penelitan menunjukkan bahwa rentang hasil (skor) dari 254 responden adalah skor 28 (benar 4) adalah skor paling rendah atau minimum dan skor 100 (benar 14) adalah skor paling tinggi atau maksimum. Jumlah skor paling banyak (modus) ada pada skor 57 dan 64 (benar 8 dan 9), sedang nilai rata-rata (mean) secara keseluruhan adalah 61,9. Persentase pengetahuan masyarakat yang mengetahui tentang resiko penyakit diabetes mellitus di kecamatan Pakisaji kabupaten Malang seperti pola makan prosentase masyarakat yang tahu sebesar 63%, aktivitas fisik (56,5%), stres (50%), merokok (45%), alkohol (56%), hipertensi (60%), obesitas (51%), usia (64,5%), keturunan (78%), dan jenis kelamin sebesar (64,5%). Sehingga dari rata-rata nilai pengetahuan masyarakat di kecamatan Pakisaji kabupaten Malang tentang resiko penyakit diabetes mellitus masuk kategori kurang.

Arisma, Bayu Jaya Noor. 2017. The overview of public knowledge about the risks of Diabetes Mellitus in District of Pakisaji Malang. Thesis. Department of Public Health. Faculty of Sport Science. State University of Malang. Supervisors: (1) Dr. dr. Moch Yunus, M.Kes., (2) dr. Erianto Fanani.

 

Keywords: diabetes mellitus, knowledge, risk

Basic Health Research (Riskesdas) in Indonesia 2007 diabetes mellitus is the sixth cause of death disease (5.8%) and by department of Health (Depkes) 2012 in Indonesia there were 102,399 cases of diabetes mellitus. Indonesia was estimated by 2030 people will get diabetes mellitus (diabetisi) as much as 21.3 million. The incidence of diabetes mellitus in Pakisaji’s clinic entry in the top 10 of the most disease incidences by 2015, in a number of 1164 incidents.

Risk factors of diabetes mellitus are divided into two, there are the risk factors that can be modified and that can’t be modified. Factors that can be modified, such as eating patterns, physical activity, alcohol, smoking, stress, hypertension, and obesity, while the risk factors that can’t be modified are age, generations and genders.

Knowledge is influenced by several factors; the education, experience, age, job, environment, confidence, and facilities. The process of the adaptation of a person's knowledge are awareness, interest, evaluation, trial, adaptation.

Type of this research is a descriptive analytical epidemiological research. The design of the research using rapid survey method. The population is the society with the age of >40 years old in district Pakisaji of Malang. The number of samples are taken from 254 of 12 villages in the Sub-District of Pakisaji with the cluster random sampling technique and random sampling technique as the appropriate rules of rapid survey. The purpose of this research is to know the overview of public knowledge about the risks of diabetes mellitus in District of Pakisaji Malang.

 

The results of the research is to show that the range of results (score) of 254 respondents was 28 (4 right answers) is the minimum score and 100 (14 right answers) is the maximum score. The amount of the most score number (mode) there is on the score of 57 and 64 (8 and 9 right answers), while the average scores (a mean) as a whole is 61.9. The percentage of public knowledge about the risks of diabetes mellitus in District of Pakisaji Malang like eating patterns the percentage of people who know about 63%, physical activity (56,5%), stress (50%), smoking (45%), alcohol (56%), hypertension (60%), obesity (51%), age (64.5%), generation (78%), and gender (64.5%). The result that the average value of the public knowledge in district Pakisaji Malang about the risk of diabetes mellitus disease is categorize as less.