SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH WILLIAM FLEXION EXERCISE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERIHAID (DYSMENORRHEA)PADA SISWI SMAN 7KOTA MALANG

Jaenal Abidin

Abstrak


ABSTRAK

 

Abidin, Jaenal. 2019. Pengaruh William Flexion Exercise terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Haid (Dysmenorrhea) pada Siswi SMAN 7 Kota Malang. Skripsi. Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Supriyadi, M.Kes, (II) Drs. Mulyani Surendra, M.S.

 

Kata Kunci: remaja, dysmenorrhea, william flexion exercise.

Pada masa remaja terjadi berbagai perubahan pada wanita, salah satunya wanita akan mengalami masa pubertas yang ditandai dengan proses menstruasi. Namun tidak semua wanita mengalami siklus menstruasi yang normal. Ada beberapa gangguan yang sering dialami wanita pada saat awal menstruasi. Salah satu gangguan yang sering dialami adalah nyeri haid (Dysmenorrhea). Dismenore merupakan nyeri yang dialami wanita selama atau sebelum menstruasi yang diakibatkan karena peningkatan hormon prostaglandin yang dapat menyebabkan hipertonus dan vasokontriksi pada miometrium sehingga mengakibatkan iskemia, disintegrasi endometrium, perdarahan, dan nyeri. Nyeri haid atau dismenore dapat memberi dampak yang kurang baik, khususnya bagi perkembangan remaja. Nyeri haid dapat menghambat aktivitas remaja yang berdampak pada penurunan prestasi remaja di sekolah karena ketidakhadirannya dalam proses pembelajaran. Karena dampak dari nyeri haid yang dialami dapat mengganggu aktivitas remaja, maka dengan olaharaga/latihan diharapkan dapat menurunkan intensitas nyeri haid. Salah satu latihan yang disarankan yaitu William Flexion Exercise. Latihan ini merupakan latihan peregangan yang dilakukan selama 45-60 menit dengan tujuan untuk mengulur otot-otot bagian posterior dan juga meningkatkan kekuatan otot abdominal sehingga dapat mengurangi intensitas nyeri haid.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu dengan desain Non Equivalent Control Group Design. Penggunaan rancangan ini dimaksudkan untuk mengungkapkan hubungan sebab-akibat dengan cara melibatkan kelompok kontrol di samping kelompok eksperimen. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswi kelas XI SMAN7 Kota Malang yang mengalami nyeri haid yang berjumlah 143 siswi. Sampel yang diambil yaitu 40 siswi yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat yang digunakan untuk mengukur intensitas nyeri haid yaitu Numeric Pain Rating Scale.

Hasil penelitian setelah pemberian latihan William Flexion selama 6 minggu (3 kali seminggu) dengan durasi 45-60 menit menggunakan Uji One Way ANOVA menunjukkan nilai F-hitung sebesar 8,354 dan nilai p = 0,006, maka kesimpulannya adalah terdapat pengaruh latihan William Flexion terhadaptingkatnyerihaidantarakelompokeksperimendankelompokkontrol, di mana latihanWilliam Flexion efektifdalammenurunkantingkatnyerihaidpadasiswi SMAN 7 Kota Malang. Saran bagi responden dan masyarakat terutama remaja putri yang sering mengalami nyeri haid diharapkan dapat melakukan latihan William Flexion secara rutin agar tingkat nyeri haid dapat berkurang.