SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Latihan Small Sided Game terhadap Peningkatan VO2max Pada Pemain Sekolah Sepakbola (SSB) Iguana Kiker Club (IKC) Fc Usia 11-12 Tahun Di Kota Batu

Gilang Rizaldi

Abstrak


ABSTRAK

 

Rizaldi, Gilang. 2019.Pengaruh Latihan Small Sided Game terhadap Peningkatan VO2max Pada Pemain Sekolah Sepakbola (SSB) Iguana Kiker Club (IKC) Fc Usia 11-12 Tahun Di Kota Batu. Skripsi Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Mahmud Yunus, M.Kes; (II) Dr. Supriyadi, M.Kes.

 

Kata Kunci:latihansmall sided games, VO2max.

Permainan sepakbola selain teknik dan mental kondisi fisik juga memiliki peran penting bagi setiap pemain, karena kondisi fisik dapat mempengaruhi suatu permainan. Kondisifisik juga dapat menurun termasuk juga pada salah satukomponen pada kebugaranjasmaniyaitu, kebugarankardiorespirasiatau yang seringdisebutdengantingkat volume oksigenmaksimal (Vo2max). Namun Vo2max dapatditingkatkanandengancaralatihan yang rutin dan terprogam. Tingkat keterlatihanseseorang yang berkaitandenganpeningkatanVo2max dipengaruhi oleh cara, metode, intensitaslatihan dan alattest yang digunakan sangat menentukan peningkatan VO2max. Permasalahandalampenelitianiniberdasarkanhasilpengamatan padapemain. Sekolah Sepakbola (SSB) IguanaKiker Club(IKC) kelompokusia 11-12 tahunkurangnyapemberian progam latihandayatahansehingga pada saat latihan dan pertandingan pemain mudah mengalami kelelahan.

Penelitianinibertujuanuntuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan small sided game terhadappeningkatanVO2maxpemain SSB IKC kelompokusia 11-12 tahun. Metode penelitianiniadalahpenelitianeksperimenmenggunakandesainOne Groups Pretest-Posttest Designdalamrancanganini,sebelumperlakuandiberikanterlebihdahulusampeldiberipretest (tesawal) dan di akhirpembelajaransampeldiberiposttest (terakhir). Populasi penelitian ini adalah seluruh pemainSSB IKC kelompok usia 11-12 tahun berjumlah 25 pemain. Pengambilansampelmenggunakanteknikpurposive sampling didapatkan 20 pemain. Instrumen yang digunakandalam penelitian ini adalah bleep test. Teknik analisis data menggunakanuji-t. Uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas menggunakan uji Shapiro Wilk Test dan uji homogenitas menggunakan uji Levene Statistic, sedangkan uji hipotesis menggunakan uji-t dengan menggunakan software SPSS 23.

Nilai tabel uji-t antara pretest dan posttest didapat nilai p = 0,000. Jadi dapat disimpulkan bahwa latihan small sided game terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadapVO2maxpemain SSB IKC kelompok usia 11-12 tahun.

Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa latihan small sided game terbukti memiliki pengaruh untuk meningkatkan VO2maxpemain SSB IKC kelompok usia 11-12 tahun.

 

Apabila akan dilakukan penelitian lagi hendaknya diperhatikan lebih cermat mengenai aktivitas subjek di luar penelitian, besarnyabiaya dan instrumennya, karena hal-hal tersebut sangatlah berpengaruh terhadap kualitas hasil penelitian.