SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH PUASA, OLAHRAGA MODERAT, OLAHRAGA MODERAT PADA KEADAAN PUASA TERHADAP SEL LIMFOSIT PADA TIKUS PUTIH JENIS WISTAR

Wahid Rosidin

Abstrak


ABSTRAK

 

Rosidin, Wahid. 2019. Pengaruh Puasa, Olahraga Moderat, Olahraga Moderat Pada Keadaan Puasa Terhadap Sel Limfosit Pada Tikus Putih Jenis Wistar. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sapto Adi, M.Kes., (II) Dr. Saichudin, M.Kes.

 

Kata Kunci: olahraga moderat, puasa, limfosit.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh olahraga moderat saat puasa terhadap sel limfosit pada tikus putih jenis Wistar. Penelitian ini menggunakan sampel hewan coba tikus putih dengan jenis rattus norvegicus strain wistar. Dengan jenis kelamin jantan berjumlah 24 ekor yang terbagi menjadi 4 kelompok yaitu kontrol, puasa, olahraga moderat dan olahraga moderat saat puasa. Perlakuan berupa olahraga moderat dengan menggunakan alat treadmill dan puasa. Metode penelitian menggunakan Random Control Group Posttest-Only Design, yang digunakan untuk membandingkan kelompok kontrol, kelompok puasa, kelompok olahraga moderat dan kelompok olahraga moderat pada keadaan puasa. Olahraga moderat saat puasa dilakukan selama 4 minggu dengan olahraga moderat 3 kali seminggu, waktu olahraga moderat dilakukan pada malam hari jam 00.00 – 05.00 WIB dan puasa dimulai jam 18.00 WIB (sahur) - 06.00 WIB (buka) selama 12 jam. Pengukuran sel limfosit menggunakan alat Cobas Micros atau Hematology Counter Cell Analyzer, sedangkan analisis data menggunakan uji anova dengan taraf signifikasi 0.05.

Berdasarkan hasil analisis data pada kelompok peneliti, diartikan bahwa tidak terdapat pengaruhn yang signifikan antara puasa, olahraga moderat dan olahraga moderat pada keadaan puasa dengan hasil 0,682 (P > 0.05). Namun bila dilihat dari kecenderungan nilai rerata sel limfosit kelompok kontrol 77,8%, kelompok puasa 80,6%, kelompok olahraga moderat 81,4%, dan kelompok olahraga moderat pada keadaan puasa 77,77%, menunjukkan bahwa presentase sel limfosit kelompok olahraga moderat lebih banyak jika dibanding dengan kelompok puasa dan kelompok olahraga moderat pada keadaan puasa.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada presentase sel limfosit antar kelompok perlakuan (olahraga moderat, puasa, dan olahraga moderat pada keadaan puasa) dan kelompok kontrol.