SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Gerakan Three Point Shoot (Studi Komparasi pada Pemain Basket Kyrie Irving dengan Sandy Kurniawan)

Raden Winata

Abstrak


ABSTRAK

 

Bola basket merupakan suatu olahraga yang didasari oleh beberapa teknik dasar, dan tujuan utamanya adalah memasukkan bola ke dalam ring basket. Salah satu teknik dasar bolabasket yang berperan penting untuk mencetak poin yaitu keterampilan menembak (shooting) karena merupakan salah satu cara untuk mencetak point maksimal bagi tim. Dari beberapa jenis shooting dalam bolabasket, three point shoot sangat penting peranannya dalam permainan bolabasket karena dapat menghasilkan poin maksimal yaitu tiga angka. Biomekanika adalah ilmu pengetahuan yang dapat mendukung dalam proses pembentukan dan evaluasi teknik seperti analisis gerak. Program dartfish adalah program yang memudahkan untuk menganalisa suatu gerakan dalam olahraga. Terdapat dua pemain basket yang cukup baik pada saat melakukan tembakan three point shoot yakni dari pemain basket luar negeri Kyrie Irving dan pemain dalam negeri Sandy Kurniawan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis gerak three point shoot studi komparasi pemain basket Kyrie Irving dengan Sandy Kurniawan. Pengambilan three point shoot dari Irving dan Sandy masing-masing dari video 5 pertandingan final playoffs NBA 2017 dan 5 pertandingan ABL 2017. Penelitian analisis gerak three point shoot ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kuantitatif (Descriptive research) yang bertujuan untuk menggambarkan kondisi tentang gerakan three point shoot. Instrumen pengukuran objek untuk mendukung penelitian ini yaitu laptop, modem/wifi, aplikasi download video youtube, aplikasi program dartfish, serta alat tulis. Data berupa video yang diperoleh, kemudian dianalisis menggunakan program dartfish untuk diketahui jarak, sudut kaki, sudut lengan, sudut lemparan, alur bola, tinggi lompatan. Semua hal tersebut merupakan suatu yang mendasari tentang efisiensi gerakan yang baik.

Hasil penelitian yang diperoleh yaitu setelah melalui tahapan analisis dan dikaji pada setiap pertandingan, dapat diketahui berbagai aspek seperti tinggi badan, sudut lengan, sudut kaki, lompatan pemain, jarak pemain dengan ring serta sudut lemparan yang dihasilkan oleh kedua objek sangat bervariatif, memiliki perbedaan tetapi tidak terlalu signifikan. Dengan demikian dapat disimpulkan dengan postur Kyrie Irving yang memiliki tinggi badan 1,91 meter, berat badan 88 kg, bentangan tangan (wingspan) 193 cm dan panjang tungkai 9,55 cm serta Sandy Kurniawan dengan tinggi badan 1,90 meter, berat badan 67 kg, bentangan tangan (wingspan) 191 cm dan panjang tungkai 9,5 cm tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Adapun komparasi hasil analisis data yang menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kedua objek dari keseluruhan pertandingan.