SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Kecepatan Reaksi dan Panjang Tungkai dengan Kelincahan Pada Pemain Bulutangkis

Icha Widya Agustina

Abstrak


ABSTRAK

 

Agustina, I.W. 2018. Hubungan Antara Kecepatan Reaksi dan Panjang Tungkai dengan Kelincahan pada Pemain Bulutangkis. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Saichudin, M.Kes., (II) Dr. Sapto Adi, M.Kes.

 

Kata kunci: kecepatan reaksi, panjang tungkai, kelincahan, bulutangkis

Permainan bulutangkis merupakan permainan dengan tempo cepat dan cepat dalam menanggapi serangan dari lawan. Sehingga, kondisi fisik harus optimal. Kondisi fisik yang perlu diperhatikan yaitu kelincahan. Kelincahan dapat dipengaruhi beberapa kondisi fisik lainnya, salah satunya yaitu kecepatan reaksi. Selain kecepatan reaksi, panjang tungkai juga memiliki peranan penting terhadap kelincahan seseorang.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecepatan reaksi dan panjang tungkai dengan kelincahan pada pemain bulutangkis

Rancangan penelitian menggunakan rancangan non eksperimen dengan menggunakan metode korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Populasi pada penelitian ini adalah pemain bulutangkis BADFED Universitas Negeri Malang Tim Utama dan Tim A dengan kategori putra. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sehingga didapat 30 sampel pemain bulutangkis BADFED Universitas Negeri Malang. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji korelasi Pearson Product Momen dan regresi ganda.

Hasil analisis data menunjukkan nilai Rhitung antara kecepatan reaksi dengan kelincahan sebesar 0,372, nilai Rhitung panjang tungkai dengan kelincahan sebesar 0,382 sedangkan  nilai Rhitung antara kecepatan reaksi dan panjang tungkai dengan kelincahan sebesar 0,482. Nilai Rhitung  dibandingkan dengan nilai Rtabel dengan signifikasi 0,05 sebesar 0,361. Nilai Rhitung  > Rtabel  berarti ada hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat.

Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa, (1) ada hubungan antara kecepatan reaksi dengan kelincahan pada pemain bulutangkis, (2) ada hubungan antara panjang tungkai dengan kelincahan pada pemain bulutangkis, dan (3) ada hubungan antara kecepatan reaksi dan panjang tungkai dengan pemain bulutangkis. Disarankan bagi pemain bulutangkis, untuk mendapatkan kelincahan yang baik, maka kecepatan reaksi dan panjang tungkai harus diperhatikan sebagai pendukung tercapainya kelincahan yang baik. Bagi pelatih, harus memperhatikan kondisi fisik dan antropometri setiap pemain bulutangkis. Sedangkan bagi peneliti selanjutnya, untuk menambahkan variabel bebas lebih banyak lagi karena kelincahan pada pemain bulutangkis banyak sekali faktor-faktor yang menunjang selain dari faktor kecepatan reaksi dan panjang tungkai.